Breaking News

Home / Crime

Senin, 3 November 2025 - 16:51 WIB

Polisi di Jambi Perkosa dan Bunuh Dosen

SEORANG polisi berinisial W menjadi tersangka pembunuhan dosen di Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi. Ia merupakan polisi aktif yang bertugas di Polres Tebo. Pelaku juga diduga memerkosa korban sebelum membunuhnya.

Kapolres Bungo Ajun Komisaris Besar Natalena Eko Cahyono menjelaskan jajarannya telah menangkap pelaku di Kabupaten Tebo pada Ahad, 2 November 2025. “Dapat dipastikan pelaku pembunuhan dan dugaan pemerkosaan terhadap korban merupakan anggota (kepolisian) aktif. Saat ini pelaku telah kami amankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif,” kata Natalena.

Hasil autopsi jenazah korban di RSUD Hanafie Bungo menunjukkan ada tanda-tanda kekerasan fisik pada wajah, kepala, bahu, leher, serta indikasi kuat adanya kekerasan seksual. Setelah dilakukan interogasi, pelaku mengakui perbuatannya.

Baca Juga  Nadiem Makarim Kunjungi Keluarga Affan, Sampaikan Belasungkawa Mendalam

Menurut Natalena, motif sementara diduga dipicu oleh masalah pribadi dan hubungan asmara antara pelaku dan korban. Namun, pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan adanya motif lain di balik pembunuhan sadis tersebut.

Dalam kasus ini, polisi menyita satu unit mobil dan motor serta telepon genggam. Semua barang bukti tersebut kini dalam proses pemeriksaan laboratorium forensik untuk memperkuat pembuktian hukum.

Natalena menuturkan pelaku akan dikenakan sanksi pidana dan etik berat. Ia memastikan tidak akan menolerir pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polri dan menjamin kasus tersebut ditangani secara profesional. “Kami turut berduka cita atas meninggalnya almarhumah EY. Polres Bungo berkomitmen menegakkan keadilan. Tidak ada yang kebal hukum, siapa pun pelakunya,” kata dia.

Baca Juga  Pangdam Jaya Instruksikan Pemberantasan Premanisme di Industri dan Pertokoan Jakarta

Wakil Bupati Bungo, Tri Wahyu Hidayat, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Bungo atas kinerja cepat dan profesional dalam mengungkap kasus tersebut.

Tri berharap kasus tersebut menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak agar tidak menyalahgunakan kewenangan dan tetap menjunjung tinggi moralitas dalam bertugas.

“Kami mendukung langkah tegas Polri untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan, dan ke depan tidak ada lagi kasus serupa di Kabupaten Bungo,” ujar dia.

Pilihan Editor: Misteri Kematian Terapis Anak Delta Spa Pejaten

Share :

Baca Juga

Crime

Polri Gagalkan Peredaran 50 Kg Sabu Disamarkan dalam Teh Cina

Crime

Sidang Pleidoi Firman Hertanto Ditunda: Pembelaan Belum Rampung!

Crime

Kasus Dugaan Erika Carlina Diancam DJ Panda Naik Penyidikan

Crime

Frizzy Jonathan Resmi Tersangka Kasus Vape Berbahaya Etomidate

Crime

Pemasok Narkoba ke Onad Terancam Hukuman Berat: Simak Detailnya!

Crime

Onadio Leonardo Akui Menyesal dan Berjanji Bebas Narkoba: Upaya Rehabilitasi Didukung Polisi

Crime

Polisi Amankan 123 Tersangka Pembakaran Gedung DPRD dan Polsek Kediri

Crime

Narkoba Hantui Demo DPR: 22 Orang Diamankan Polda Metro Jaya