Breaking News

Home / News

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:25 WIB

Penetapan Tersangka Pimpinan BGN Jadi Sorotan, DPRD Jember Desak Evaluasi Program MBG

Jember, Jumat (5/6/2026) – Warta Kota

Penetapan tersangka terhadap jajaran pimpinan pusat Badan Gizi Nasional (BGN) menuai perhatian berbagai kalangan, termasuk anggota DPRD Jember. Sejumlah fraksi di parlemen daerah meminta pemerintah melakukan evaluasi dan pembenahan menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, menilai kasus yang menjerat pimpinan pusat BGN harus menjadi momentum untuk mengkaji kembali implementasi program MBG di daerah, termasuk di Kabupaten Jember.

Menurut politisi Fraksi PDI Perjuangan tersebut, penetapan tersangka itu membuka fakta adanya persoalan dalam pelaksanaan program yang selama ini berjalan. Karena itu, evaluasi menyeluruh diperlukan agar tujuan utama program dapat tercapai secara efektif.

Baca Juga  SEMINAR NASIONAL SERASAN SEKUNDANG GELAR GENERASI KEPEMIMPINAN UNTUK MUARA ENIM MENJELANG INDONESIA EMAS 2045

Salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian, kata Widarto, adalah validitas data penerima manfaat. Menurutnya, distribusi program harus lebih tepat sasaran dan mempertimbangkan aspek keadilan.

Selain itu, ia menyoroti besarnya anggaran yang dialokasikan untuk program MBG yang berpotensi mengurangi ruang fiskal bagi sektor pembangunan lainnya.

Widarto juga mengingatkan bahwa besarnya anggaran yang dikelola harus diimbangi dengan sistem pengawasan yang kuat untuk mencegah penyimpangan sekaligus memastikan program tidak menghambat pelaksanaan kegiatan di sektor lain.

Pandangan serupa disampaikan anggota Fraksi Golkar DPRD Jember, Muhammad Ahmad Birbik Mynaji Hayat. Anggota Komisi D DPRD Jember itu menegaskan perlunya evaluasi dan pembenahan secara menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG.

Sebagai lembaga yang memiliki fungsi pengawasan, DPRD, kata Birbik, akan terus mengawal implementasi program tersebut agar benar-benar memberikan manfaat bagi kelompok sasaran.

Baca Juga  Semarak Isra' Mi'raj Nabi Besar Muhammad SAW, WBP Lapas Pekanbaru Antusias Ikutt Lomba

Ia menambahkan bahwa tujuan utama MBG adalah menciptakan generasi yang sehat dan cerdas melalui pemenuhan gizi yang seimbang, bukan justru menimbulkan persoalan baru seperti kasus keracunan makanan.

Menurut Birbik, Program Makan Bergizi Gratis tidak boleh dipandang sebatas upaya menyediakan makanan gratis bagi siswa. Lebih dari itu, program tersebut harus mampu berkontribusi sebagai bagian dari persiapan menuju Generasi Emas Indonesia 2045.

“Program ini harus benar-benar mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak dini, sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.

(Dang)

Share :

Baca Juga

News

Safari Ramadhan ke VII, Wabup Solok Kunjungi Musholla A’la MTI Nagari Paninggahan

News

Iskan Nofis SP. Tampung Aspirasi Wali Murid SDN 02 Talang Dalam Masa Reses

News

HPN 2026: Pers Tetap Konsisten Menjadi Penjaga Nalar Publik
Netflix vs. Max (HBO) | Sumber: Tom’s Guide

News

Netflix vs. Max (HBO) di 2025: Duel Platform Streaming dengan Koleksi Film Terbaik

Berita Utama

PBHI Wilayah Jawa Tengah dan Romauli Situmorang, Mengundurkan Diri Dari Pendampingan LW

Berita Utama Daerah

Astaga..!! Gila..!! Media yang menerbitkan Judi Togel di Wilayah Semarang Utara menghapus berita liputan Judi Togel karena menerima uang

News

Kenikmatan Kuliner Yunani Autentik di Texas: Sebuah Perpaduan Rasa dan Nutrisi

News

Jelang Festival Melayu Day 2026 di Yala Thailand, SPSI Riau Audensi Silaturahmi ke LAM Riau.