Breaking News

Home / Berita Utama / Daerah / Jambi / News / Peristiwa / Warta Kota terkini

Sabtu, 5 Juli 2025 - 16:46 WIB

Warga Aur Kenali dan Mendalo Darat Tolak Jalan Hauling Batubara PT SAS, WALHI Jambi Turun Tangan

Foto menunjukkan sebuah alat berat jenis ekskavator sedang beroperasi di area yang telah dibersihkan dari vegetasi, dengan sisa-sisa tumbuhan dan akar pohon berserakan. Aktivitas ini terjadi di wilayah permukiman Kelurahan Aur Kenali, Kota Jambi, yang diprotes warga karena dianggap merusak lingkungan dan dilakukan tanpa sosialisasi.

Foto menunjukkan sebuah alat berat jenis ekskavator sedang beroperasi di area yang telah dibersihkan dari vegetasi, dengan sisa-sisa tumbuhan dan akar pohon berserakan. Aktivitas ini terjadi di wilayah permukiman Kelurahan Aur Kenali, Kota Jambi, yang diprotes warga karena dianggap merusak lingkungan dan dilakukan tanpa sosialisasi.

Jambi, Warta-kota.com

JAMBI – Warga Kelurahan Aur Kenali, Kota Jambi, dan Mendalo Darat, Kabupaten Muaro Jambi, menyatakan penolakan keras terhadap aktivitas pembangunan jalan hauling batubara yang dilakukan oleh PT Sinar Anugrah Sentosa (SAS), Jumat (4/7/2025).

Aktivitas alat berat yang tiba-tiba masuk ke tengah permukiman warga membuat resah masyarakat. Warga menduga proyek itu merupakan bagian dari pembangunan jalur menuju stock pile PT SAS yang sejak 2023 telah mereka tolak.

“Tanpa pemberitahuan, tanpa sosialisasi. Tahu-tahu alat berat sudah kerja di belakang rumah warga,” ujar Salah satu warga Aur Kenali.

Warga mengeluhkan tumpukan tanah yang dibuang ke area embung dan wilayah resapan air. Mereka khawatir hal ini akan menimbulkan banjir saat musim hujan. Selain itu, lalu lintas truk bertonase besar juga dikhawatirkan menimbulkan debu pekat, kebisingan, getaran, dan risiko kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga  Diduga Gagal Jaga Keamanan dan Kelestarian Lingkungan, Warga Perbaungan Tantang Kapolda Sumut Tutup Galian C Sungai Ular

Keluhan warga juga disebabkan oleh tidak adanya pelibatan publik dan kurangnya transparansi informasi sejak awal pembangunan. Menurut mereka, proyek ini dijalankan secara sepihak.

Menanggapi situasi tersebut, WALHI Jambi melakukan investigasi dan menemukan bahwa lokasi Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) PT SAS berada di kawasan yang tergolong sebagai Kawasan Perlindungan Setempat (KPS) berdasarkan peta WebGIS “Rencana Tata Ruang Online” milik ATR/BPN.

Direktur Eksekutif WALHI Jambi, Oscar Anugerah, mengatakan aktivitas hauling batubara melanggar hak masyarakat atas lingkungan yang bersih dan aman.

“Debu batubara, kebisingan, getaran, dan risiko kecelakaan adalah beban langsung bagi warga. Ini mengancam anak-anak, lansia, dan kelompok rentan,” kata Oscar dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (5/7/2025).

Baca Juga  Buntut Oknum Penambang Tanah Urug Bawa - Bawa Nama Koramil, Danramil Siak Hulu Angkat Suara

Ia juga menyoroti potensi kerusakan jalan umum akibat truk tambang yang melintas di kawasan permukiman. Menurutnya, jalan yang dibangun dari anggaran negara justru rusak karena dipakai untuk kepentingan industri.

Oscar mendesak pemerintah agar menghentikan seluruh aktivitas pembangunan jalan hauling di Aur Kenali dan sekitarnya.

“Pemerintah harus menegakkan aturan lingkungan dan melindungi hak rakyat, sebagaimana dijamin Pasal 28H UUD 1945 dan UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” tegasnya.

WALHI Jambi bersama warga mendesak penghentian aktivitas hauling PT SAS dan meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap perusahaan yang dinilai merusak lingkungan dan mengabaikan keselamatan masyarakat.

Share :

Baca Juga

News

Status Gunung Talang Naik ke Level II, Bupati Solok Imbau Warga Tetap Waspada

Medan

Kapolda Sumut Gelar Upacara Sertijab PJU dan Beberapa Kapolres.

Lebak

PT GILANG HYDRO LESTARI Dan Kepala Desa Cikamunding Bantah prihal Tuduhan Penyerobotan lahan.karena ada konpensasi untuk jalan desa Cikamunding.

Berita Utama

Jemaah Musholla Nurul Ikhlas Talang Potong Sapi Qurban 6 Ekor Dengan Penuh Kebersamaan

Banten

Tambang Batubara ilegal Diblok Cioray Makin Marak, Pihak KRPH Panyaungan Tidak Berdaya. ” Itu semua ada pemodalnya aku karyawan tambang “

News

Bangkai Kapal Tongkang BG TITAN 14 di Evakuasi, Perusahaan Gandeng Lembaga Peduli Lingkungan Hidup
Foto bersama jajaran Pemkot Jambi, Kemenkum Jambi, dan para lurah penerima Penghargaan NLP pada peringatan HUT Pengayoman ke-80 di Ballroom Graha Siginjai.

News

Jambi Raih Posbankum 100 Persen, 12 Lurah Terima Penghargaan NLP

News

Kajari Jember Tancap Gas, Kasus Dugaan Korupsi Bank Jatim Capem Kalisat Naik ke Penyidikan