
warta-kota.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyasar Bupati Ponorogo, Jawa Timur, Sugiri Sancoko, pada hari Jumat (7/11). Figur utama di pemerintahan Kabupaten Ponorogo tersebut kini telah berada dalam pengamanan pihak berwenang dan sedang menjalani proses pemeriksaan intensif.
“Betul, Bupati Ponorogo telah diamankan,” ungkap Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, saat dikonfirmasi pada hari Jumat (7/11).
Lebih lanjut, Fitroh menjelaskan bahwa OTT yang dilakukan KPK terhadap Sugiri Sancoko tersebut diduga kuat berkaitan dengan praktik mutasi dan promosi jabatan di dalam struktur Pemerintah Kabupaten Ponorogo.
“Indikasi terkait mutasi dan promosi jabatan,” jelasnya singkat.
Tuduhan LGBT Tidak Terbukti, Ibunda Prada Lucky Menuntut Penjelasan Motif Prajurit yang Menyebabkan Anaknya Meninggal Dunia
Secara terpisah, juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi kebenaran informasi bahwa pihaknya telah mengamankan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dalam sebuah operasi senyap yang dilakukan di wilayah Ponorogo, Jawa Timur.
“Benar, salah satu pihak yang diamankan adalah Bupati Ponorogo,” tegasnya.
Saat ini, KPK belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai identitas pihak-pihak lain yang turut diamankan dalam operasi senyap tersebut, selain Bupati Ponorogo. Tim penindakan KPK masih aktif melakukan serangkaian tindakan di lapangan, khususnya di wilayah Ponorogo.
“Tim kami saat ini masih bertugas di lapangan,” tambahnya.
KPK memiliki batas waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum dari seluruh pihak yang telah diamankan dalam operasi tersebut.















