Breaking News

Home / Politics

Jumat, 23 Mei 2025 - 16:52 WIB

Misteri Ijazah Jokowi: Benarkah Identik dan Otentik Menurut Istana?

warta-kota.com – , Jakarta – Bareskrim Polri telah merilis hasil laboratorium forensik terkait ijazah mantan Presiden Jokowi yang dilaporkan palsu oleh Tim Pembela Umat dan Aktivis (TPUA).

“Tim penyelidik menemukan dokumen asli ijazah bernomor 1120 atas nama Joko Widodo, dengan NIM 1681/KT, Fakultas Kehutanan UGM, tertanggal 5 November 1985,” ungkap Dirtipidum Bareskrim Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis, 22 Mei 2025.

Otentisitas ijazah tersebut diverifikasi secara laboratoris, membandingkannya dengan ijazah tiga teman kuliah Jokowi di Fakultas Kehutanan UGM (periode 1980-1985).

Analisis meliputi material kertas, fitur keamanan, teknik pencetakan, tinta tulisan tangan, cap stempel, dan tanda tangan dekan serta rektor saat itu.

Hasilnya menunjukkan kesamaan antara ijazah Jokowi dan sampel pembanding.

“Berdasarkan penelitian, bukti dan pembanding identik, berasal dari sumber yang sama,” jelasnya, seperti dikutip Antara.

Namun, kesimpulan “identik” ini dipertanyakan oleh mantan Menpora Roy Suryo, salah satu penggugat.

Roy berpendapat, hasil uji forensik Bareskrim Polri baru menunjukkan kesamaan, dan proses pengujian belum final.

“Hasil Puslabfor Mabes Polri belum final, hanya sebagian dari proses pembuktian, bukan hasil otentikasi, melainkan hanya identik (dengan sampel identifikasi yang juga kurang transparan),” ujar Roy Suryo kepada wartawan, Jumat, 23 Mei 2025, seperti dikutip tirto.

Tanggapan Istana

Baca Juga  MK Larang Polisi Jabat Sipil: Patuhi Demi Reformasi Polri!

Polemik ini juga mendapat perhatian Istana Kepresidenan.

Mensesneg Prasetyo Hadi, Juru Bicara Presiden Prabowo, menyatakan bahwa Istana menghormati proses hukum yang berjalan terkait tuduhan pemalsuan ijazah Joko Widodo.

Prasetyo menegaskan, fokus Istana dan pemerintahan Presiden Prabowo adalah pada kinerja pemerintahan, bukan polemik ijazah tersebut.

“Kami menghormati proses hukum. Hasilnya telah disampaikan Bareskrim, dan kami menghormatinya. Prioritas kami adalah bekerja,” jelas Prasetyo Hadi menjawab Antara di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat.

Prasetyo mengajak semua pihak untuk fokus membangun bangsa.

“Mari kita fokus pada tugas masing-masing, bekerja sebaik mungkin untuk rakyat. Kurangi hal-hal tidak produktif. Semangat kami adalah membangun bangsa dan negara dengan program-program berdampak signifikan bagi masyarakat,” imbuhnya.

Ijazah SMA Jokowi

Sebelumnya, Dittipidum Bareskrim Polri, dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis, menyatakan ijazah SMA Jokowi asli. Hal ini berdasarkan hasil uji penyelidik Dittipidum bersama Puslabfor Bareskrim Polri.

“Terdapat fotokopi legalisir SK Mendikbud RI Nomor 0353/0/1985 Tahun 1985 tentang perubahan nama SMPP menjadi SMA Negeri 6 Surakarta, yang mencantumkan nama SMPP Surakarta,” terang Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro.

Baca Juga  Ketua MPR: Ancaman Terhadap Konstitusi Indonesia di Hari Konstitusi 2025

Penyelidik memverifikasi keaslian Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) atas nama Joko Widodo, dengan membandingkannya dengan STTB tiga teman sekolah Jokowi di SMAN 6 Surakarta.

Pengujian meliputi material kertas, fitur keamanan, teknik cetak, tinta tulisan tangan, cap stempel, dan tinta tanda tangan kepala sekolah.

Hasilnya, cap stempel pada STTB Jokowi identik dengan stempel SMPP Purwodadi, Grobogan, dan Wonogiri tahun 1980.

“Stempelnya sama, meskipun tertulis SMPP di bawahnya SMAN 6,” jelasnya.

Nomor induk pada STTB juga ditemukan dalam buku induk siswa SMAN 6 Surakarta.

“Penyelidik memeriksa buku daftar nama siswa SMA Negeri 6 Surakarta tahun 1977, 1978, 1979, dan menemukan nama Joko Widodo,” tambahnya.

Setelah penyelidikan, pemeriksaan saksi dan dokumen, serta gelar perkara, Dittipidum menyimpulkan tidak ada tindak pidana.

Pilihan Editor Apa Kabar Penyidikan Kasus Kekerasan Seksual Kapolres Ngada

Share :

Baca Juga

Politics

Jadwal Lengkap Samsat Keliling Bali Jumat, 23 Mei: Lokasi & Informasi Penting

Politics

Prabowo Subianto Janji Berantas Korupsi di Kabinet, Menteri Perumahan Sampaikan Ini

Politics

Balas Serangan India: Pakistan Kerahkan 400 Drone, Perang Memanas

Politics

Hibah Bill Gates ke Indonesia: Rp 2,6 Triliun Sejak 2009, Kata Prabowo

Politics

Anggota DPR RI Alamudin Dimyati Rois Meninggal Dunia

Politics

Amnesti Internasional Desak DPR Usut Ledakan Amunisi TNI: Bentuk Tim Pencari Fakta!

Politics

Pakar Soroti Urgensi Jurusan Bahasa Portugis di Universitas Sebelum Kurikulum Nasional

Politics

Prabowo Subianto Kirim Budi Arie Sekda ke Pelantikan Paus Fransiskus di Vatikan