Jember, 27 November 2025 – Warta-Kota.com
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan komitmennya menjadikan Jember sebagai daerah yang ramah investasi. Selain membuka lapangan kerja baru, langkah ini diyakini menjadi cara efektif menekan angka kemiskinan di Jember yang saat ini tercatat cukup signifikan di Jawa Timur.
Gus Fawait, sapaan akrabnya, mencontohkan perkembangan pesat Jember Selatan setelah berdirinya pusat keramaian baru Dira Kencong, yang dimiliki putra daerah, Haji Ponimin Tohari.
“Saya butuh lebih banyak orang seperti Pak Haji Ponimin dan Pak Haji Ponimin lainnya, yang mau berinvestasi di Jember, terutama di daerah-daerah yang secara ekonomi belum maju atau menjadi kantong-kantong kemiskinan seperti Jember Utara,” ujarnya.
Dalam program Bunga Desaku Jilid 7 di Kencong (27/11/2025), Bupati Fawait memaparkan kondisi sebelum dan sesudah hadirnya Dira Kencong sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jember Selatan. Mulai dari harga tanah yang terus meningkat, hingga melonjaknya jumlah kunjungan warga dari kabupaten tetangga.
“Kami berharap hal serupa dapat terwujud di Jember Utara. Mudah-mudahan Pak Haji Ponimin juga berminat membangun investasi di wilayah utara,” lanjutnya.
Lebih jauh, Gus Fawait menegaskan keseriusannya dalam memberikan ‘karpet pink’ untuk para investor. Tidak hanya dalam bentuk kemudahan birokrasi, namun juga opsi insentif fiskal untuk memacu pertumbuhan pusat ekonomi baru.
“Hari ini siapa pun yang mau berinvestasi ke Jember, kami beri karpet warna pink, termasuk opsi insentif fiskal jika memang dibutuhkan. Saya berkomitmen, meski ada pengurangan anggaran dari pusat, kami tidak akan menaikkan pajak. Kalau perlu, di titik tertentu mari berikan insentif fiskal,” tegasnya.
(Dang)















