Jember, 29 Januari 2026 | Warta-Kota.com
Hujan deras dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur wilayah perkotaan Jember sejak sore hari, Rabu (28/1/2026). Kondisi tersebut menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan, terutama di kawasan kampus dan lingkar kampus.
Beberapa titik yang terpantau tergenang air di antaranya Jalan Jawa, Jalan Bengawan Solo, serta Jalan Mastrip, Kecamatan Sumbersari. Ketinggian air bervariasi, mulai sekitar 5 sentimeter hingga mencapai kurang lebih 30 sentimeter.
Genangan air di sejumlah ruas jalan tersebut mengakibatkan arus lalu lintas melambat. Para pengendara terpaksa mengurangi kecepatan saat melintas. Bahkan, sejumlah pengendara sepeda motor terlihat turun dan menuntun kendaraannya karena mesin mati setelah menerobos genangan air. Sementara pengendara lainnya memilih berhenti di tepi jalan untuk menunggu air surut sebelum melanjutkan perjalanan.
Hilmar, warga Sumbersari yang terdampak genangan di Jalan Mastrip, mengaku terpaksa menghentikan laju sepeda motornya karena khawatir mengalami mogok. Ia memilih menunggu hingga genangan air berangsur surut sebelum berani melintas menggunakan sepeda motor matik miliknya.
“Saya tadi berhenti dulu, nunggu airnya agak surut karena motor matik bisa mogok kalau dipaksa lewat,” ujar Hilmar.
Menurutnya, genangan air di kawasan sekitar kampus kerap terjadi setiap kali hujan turun cukup lama. Ia berharap sistem drainase di wilayah tersebut dapat segera diperbaiki agar air lebih cepat surut saat hujan deras.
Sementara itu, di lokasi lain, debit air Sungai Kalijompo dilaporkan mengalami kenaikan cukup signifikan akibat hujan yang terus berlangsung. Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan banjir yang menggenangi permukiman warga di sekitar aliran sungai tersebut.
Hingga berita ini dirilis, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember belum mengeluarkan rilis resmi terkait dampak hujan deras yang melanda wilayah perkotaan Jember.
(Dang)















