Breaking News

Home / Jember

Sabtu, 28 Februari 2026 - 09:34 WIB

Alasan Bupati Jember Kekeuh Minta Bangun Flyover ke Menteri PU: Investasi Harus Datang

Jember, 28 Februari 2026 | Warta Kota

Rencana pembangunan jalan layang (flyover) di simpang empat Jalan Nasional Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, akhirnya mendapat lampu hijau dari pemerintah pusat. Proyek tersebut disetujui oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo, dan akan dibiayai melalui APBN.

Sebelumnya, Kementerian PU sempat menilai pembangunan flyover di kawasan tersebut belum terlalu mendesak. Namun, Bupati Jember, Muhammad Fawait, memaparkan sejumlah alasan strategis yang membuat proyek itu dinilai penting dan perlu segera direalisasikan.

Kemacetan Dinilai Ganggu Iklim Investasi

Bupati Fawait menegaskan, simpang empat Mangli kerap mengalami kemacetan panjang dari berbagai arah, terutama pada hari kerja dan jam sibuk. Menurutnya, kondisi tersebut bukan hanya persoalan lalu lintas, melainkan juga menyangkut citra daerah di mata investor.

“Saya pikir itu tidak menarik lagi investor untuk di Jember. Walau kemacetan itu dibiarkan begitu saja,” ujar Fawait, Jumat (27/2/2026).

Baca Juga  Hiswana Migas Ingatkan SPPG Tidak Gunakan Gas Melon untuk Dapur MBG

Ia menyebut, tingginya angka kemiskinan ekstrem di Jember menuntut pemerintah daerah untuk berbenah. Penguatan infrastruktur, lanjutnya, menjadi kunci mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang investasi baru.

“Untuk membuat ini lebih maju, ya investasi harus datang ke Jember dan itu harus disiapkan infrastrukturnya,” tegas politikus Partai Gerindra tersebut.

Menteri PU: Lalu Lintas Tinggi, Perlu Antisipasi Jangka Panjang

Menteri PU Dody Hanggodo mengakui telah menerima banyak penjelasan dari Bupati Fawait terkait urgensi pembangunan flyover. Ia juga sempat melakukan peninjauan langsung ke Jember pada Minggu (23/2/2026) bersama bupati.

Dari hasil peninjauan, Dody melihat bahwa simpang empat Mangli memang memiliki volume lalu lintas yang cukup tinggi. Ia menilai, jika Jember diarahkan menjadi kawasan industrialisasi, maka kepadatan kendaraan dipastikan akan meningkat.

Baca Juga  Banyak Jalan Rusak Dikeluhkan, Ini Langkah Nyata Pemkab Jember di Ruas Ambulu–Mangli

“Karena di sini (Jember) kan tidak ada pelabuhan, berarti traffic akan semakin tinggi,” ujarnya.

Kementerian PU merencanakan pembangunan flyover empat jalur dengan pertimbangan jangka panjang hingga 20 tahun ke depan. Menurut Dody, jika hanya dibangun dua jalur, dikhawatirkan dalam lima tahun sudah kembali padat.

“Karena kalau cuma dua jalur, saya takutkan lima tahun saja sudah penuh lagi. Macet di flyover jauh lebih berbahaya daripada macet di jalan biasa,” paparnya.

Anggaran Rp700–800 Miliar, Target Rampung 3 Tahun

Flyover sepanjang 1,1 kilometer tersebut direncanakan mulai dieksekusi tahun ini dengan estimasi anggaran sekitar Rp700 hingga Rp800 miliar dari APBN. Secara keseluruhan, proyek diperkirakan rampung dalam waktu tiga tahun.

Pemerintah pusat meminta Pemkab Jember segera menuntaskan proses pembebasan lahan agar pembangunan bisa berjalan sesuai jadwal.***dang

Share :

Baca Juga

Jember

Kawasan Perkotaan Jember Tergenang Banjir di Sejumlah Titik, Ini Update Terbarunya

Jember

Banyak Jalan Rusak Dikeluhkan, Ini Langkah Nyata Pemkab Jember di Ruas Ambulu–Mangli

Jember

Gus Fawait Bidik Lompatan Besar 2026, dari Fly Over Mangli hingga Revitalisasi Pasar Tanjung1

Jember

Tindak Lanjuti Instruksi Bupati dan Camat, Kelurahan Wirolegi Sisir Data Warga Miskin Ekstrem dan Jalan Rusak

Jember

Gus Fawait Gelar ‘Karpet Pink’ bagi Investor Jember Utara Diincar Jadi Pusat Ekonomi Baru

Jember

Sambut Nataru 2025, Jalur Perlintasan Sebidang di Tongas Ditingkatkan

Jember

Data Miskin Ekstrem dan RTLH di Baratan Rampung, Siap Dipaparkan ke Bupati Jember

Jember

Reses Anggota Fraksi PDIP Perjuangan, Widarto Perkenalkan “Lapor Kawan Widarto