Breaking News

Home / Pandeglang

Jumat, 27 Desember 2024 - 14:39 WIB

Truck Fuso Geruduk Sejumlah Kendaraan,  Diduga Rem Blong

Truck Fuso Geruduk Sejumlah Kendaraan,  Diduga Rem Blong

 

PANDEGLANG,  warta- kota.com

Sebuah kendaraan truk Hyno Fuso Nopol  B 9786 TYX  seruduk sejumlah kendaraan, diantaranya 3 unit kendaraan roda dua (R2) dan 3 unit kendaraan roda dua (R2) di Jl. Raya Jendral Ahmad Yani tepatnya dipertigaan Ciateul, Desa Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten. Jumat sore (27/12/2024), sekitar pukul 16.45 WIB.

Salah satu saksi sekaligus korban, Agus (52), yang berprofesi sebagai tukang ojek pangkalan mengatakan, kejadiannya begitu cepat. Ketika kejadian truk yang berasal dari arah Tarogong menuju Cilegon langsung menabrak 3 unit motor, dan 2 unit mobil yang berada diarah yang berlawanan.

“Cepet banget kejadiannya, pas kejadian truk inj menghantam pengendara scoopy motornya sampe masuk ke kolong Alhamdulillahnya korbannya langsung dievakuasi ke Puskesmas terdekat, terus nubruk mobil tayo sama mobil losbak, saya gak ngeh kalau motor saya dan temen saya yang sama-sama lagi mangkal juga ternyata jadi korban saking paniknya ngebantu pengendara motor yang masuk ke kolong truk itu,” ungkapnya.

Baca Juga  Jupri, S.Pd Terpilih sebagai Ketua PGRI Cabang Labuan Periode 2025-2030 dalam Acara Konferensi  PGRI

Agus menuturkan, dugaan sementara kecelakaan terjadi akibat rem blong. Namun dirinya sangsi jika kecelakaan tersebut diakibatkan oleh rem blong.

“Kata saya mah ngantuk kayaknya bukan rem blong karen kalau rem blong kenapa dia (supir) gak banting kiri ini malah ke kanan yang kebetulan lagi banyak kendaraan yang lagi parkir,” ujarnya.

Sementara itu, Andri (37), supir truk Hyno yang merupakan warga Bandung, Jawa Barat, mengaku, bahwa kecelakaan tersebut akibat rem blong dan mesin yang mendadak mati.

Baca Juga  Menteri PPPA Kunjungi Yayasan Hidayatul Mubtadi’ien dalam Rangka Jelajah SAPA

“Akibat rem blong ditambah mesinnya mati mendadak jadi saya gak bisa menghindari kecelakaan ini,” ucapnya.

Andri menambahkan, dirinya hendak menuju Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, membawa Crane dari Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.

“Saya abis dari Bayah, ambil crane tujuannya mau ke Ciwandan tapi diluar dugaan ketika mau belok dipertigaan ini kendaraan mendadak tidak bisa dikendalikan, rem blong dan mesin mati,” jelasnya.

Saat disinggung mengenai penyebab kecelakaan akibat mengantuk, Andri membantahnya.

“Bukan, saya tidak dalam kondisi mengantuk ini karena rem blong dan mesin mati, kejadiannya ini diluar kendali saya padahal saya sering lewatin rute ini tapi baru ini saya mengalami kejadian seperti ini,” tandasnya.

 

Reporter : yona

Share :

Baca Juga

Pandeglang

Calon Pegawai RSUD Labuan Mendapatkan Perlakuan Tidak Adil, Korban Tuntut Keadilan

Pandeglang

Pembangunan Drainase Desa Banyubiru Diduga Proyek Tumpang Tindih, Anggaran Mencapai Seratus Juta Lebih

Pandeglang

Gabungan Ormas dan Aliansi Mahasiswa Akan Gelar Aksi Demo Tuntut Toko Emas Sinar Banten- Labuan

Pandeglang

Lestarikan Bahasa Sunda, Mahasiswa Sastra Unpad KKL di Pandeglang

Pandeglang

POLRES PANDEGLANG Operasi Ketupat Maung, Siaga Layani Arus Mudik 2025

Pandeglang

Polemik BLT DD Sindanglaut Carita, Pj dan BPD Angkat Bicara

Daerah

Pekan Depan, PPWI Pandeglang Akan Melakukan Audiensi Terhadap Panitia PHBN Labuan

Daerah

SMAN 15 PANDEGLANG Gelar Karya “Bhineka Tunggal Ika”, Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila