Breaking News

Home / Public Safety And Emergencies

Kamis, 11 Desember 2025 - 01:52 WIB

Mendagri akan evaluasi mitigasi kebakaran pada bangunan usai peristiwa Terra Drone

MENTERI Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meninjau lokasi kebakaran di Gedung Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat hari ini, Rabu, 10 Desember 2025. Dalam peninjauan itu, Tito meminta evaluasi menyeluruh terhadap kelayakan bangunan.

“Terutama pada bangunan yang memiliki risiko tinggi terhadap kebakaran, agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi,” ujarnya seperti dikutip dari keterangan pers pada Rabu.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian awal, kebakaran terjadi di lantai satu gedung yang digunakan sebagai alat penyimpanan dan perakitan peralatan drone. Diduga kebakaran terjadi akibat baterai drone yang terbakar. Api pun menjalar dan membakar gedung setinggi enam lantai itu.

Tito telah berdiskusi dengan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang, Dia diminta untuk mengevaluasi prosedur sistem pencegahan kebakaran pada bangunan-bangunan yang berisiko. “Yang intinya kita tidak menginginkan kejadian ini terulang kembali. Kita semua berduka karena ada 22 orang yang wafat karena peristiwa kebakaran ini,” kata dia.

Baca Juga  Korban kebakaran Terra Drone tewas karena terjebak di gedung

Tito menyoroti mekanisme perizinan bangunan melalui Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang mensyaratkan Sertifikat Laik Funsi. Menurut dia, proses penerbitan izin itu harus benar-benar memastikan aspek keamanan, termasuk mitigasi kebakaran.

Mantan Kapolri itu mengatakan proses penerbitan SLF melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran untuk memastikan ketersediaan alat pemadam, jalur evakuasi, hingga sistem sprinkler. Untuk itu, Kementerian Dalam Negeri akan menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk mengaudit administrasi PBG dan SLF yang diatur melalui Peraturan Daerah (Perda).

Sebagai langkah pencegahan nasional, Mendagri akan menggelar rapat virtual bersama seluruh kepala daerah, Dinas Pemadam Kebakaran, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) se-Indonesia. Rapat tersebut bertujuan mengevaluasi bangunan-bangunan berisiko tinggi.

Baca Juga  Menhan Prabowo Subianto: Airdrop Percepat Bantuan Banjir Sumatera

Insiden kebakaran di Gedung Terra Drone itu pertama kali diketahui pemadam pada pukul 12.43 WIB. Sebanyak 28 unit pemadam kebakaran dikerahkan dalam kebakaran gedung ini. Api dapat dipadamkan pada pukul 15.00 WIB. Sementara, proses evakuasi korban berlangsung hingga pukul 17.00 WIB.

Dalam tragedi ini, korban tewas mencapai 22 orang. Mereka terdiri dari 15 perempuan dan 7 laki-laki. Jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi.

Proses identifikasi korban telah rampung pada Rabu sore. Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Polri Brigjen Prima Heru mengatakan pihaknya siap memfasilitasi proses pemulangan jenazah kepada setiap keluarga yang menjemput. “Hari ini atau besok, kami siap.”

Hanin Marwah berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Pilihan Editor: Menggugat Status Banjir Bandang sebagai Bencana Nasional

Share :

Baca Juga

Public Safety And Emergencies

Demo Ricuh Jakarta: 58 CCTV Halte TransJakarta Alami Kerusakan

Public Safety And Emergencies

Tragis! Kebakaran Hong Kong Renggut Nyawa 2 WNI, 2 Lainnya Luka-Luka

Public Safety And Emergencies

Menteri Meutya: Aturan Baru Kartu SIM untuk Basmi Spam Telepon, Butuh Dukungan Anda

Public Safety And Emergencies

Konser Blackpink di GBK: Polda Metro Jaya Siagakan 1.500 Personel Malam Ini

Public Safety And Emergencies

KBRI Tokyo pastikan WNI di Jepang aman usai gempa 7,5 magnitudo

Public Safety And Emergencies

Le Minerale Sigap Ulurkan Bantuan Korban Bencana Sumatra

Public Safety And Emergencies

Update terakhir korban kebakaran di gedung Terra Drone Jakpus, 22 tewas terdiri dari 7 laki-laki dan 15 perempuan

Public Safety And Emergencies

Demo Besar-besaran Ojol: Janji Prabowo Soal Kesejahteraan Driver Terancam?