Breaking News

Home / Public Safety And Emergencies

Kamis, 27 November 2025 - 07:52 WIB

Tragis! Kebakaran Hong Kong Renggut Nyawa 2 WNI, 2 Lainnya Luka-Luka

Kabar duka datang dari Hong Kong. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengumumkan bahwa dua Warga Negara Indonesia (WNI) menjadi korban jiwa dalam musibah kebakaran yang melanda Apartemen Wang Fuk Court. Informasi ini didapatkan setelah Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong melakukan koordinasi intensif dengan Hong Kong Police Force (HKPF).

“Melalui koordinasi mendalam yang dilakukan KJRI Hong Kong bersama Hong Kong Police Force (HKPF), diperoleh konfirmasi bahwa, hingga saat ini, terdapat 2 WNI yang dinyatakan meninggal dunia. Selain itu, 2 WNI lainnya dilaporkan mengalami luka-luka,” demikian pernyataan resmi Kemlu yang disampaikan pada hari Kamis (27/11).

Lebih lanjut, Kemlu menjelaskan bahwa seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun yang terluka, berstatus sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Dapat dipastikan bahwa semua korban adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di sektor domestik,” tegas Kemlu dalam keterangannya.

Kemlu juga menyampaikan bahwa KJRI Hong Kong terus menjalin komunikasi erat dengan otoritas setempat dan berbagai pihak terkait lainnya. Upaya ini dilakukan untuk memantau secara seksama perkembangan situasi terkini dan memberikan pendampingan yang berkelanjutan bagi WNI yang terdampak musibah tersebut. Bantuan yang diberikan termasuk penyediaan tempat tinggal sementara serta kebutuhan logistik di kantor KJRI Hong Kong.

Baca Juga  Kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati: 350 kios hangus, tak ada korban

“KJRI Hong Kong telah menghubungi keluarga dari para WNI yang menjadi korban untuk menyampaikan rasa simpati dan belasungkawa yang mendalam. Selain itu, KJRI juga memberikan informasi yang jelas serta menginformasikan langkah-langkah penanganan selanjutnya. Koordinasi terus dilakukan dengan otoritas setempat dan agen ketenagakerjaan setempat terkait pengurusan repatriasi jenazah dan pemenuhan hak-hak korban,” pungkas Kemlu.

Sedikitnya 44 Orang Tewas

Tragedi kebakaran apartemen di Hong Kong ini telah merenggut nyawa sedikitnya 44 orang. Kepolisian Hong Kong mengumumkan penangkapan tiga orang dari sebuah perusahaan konstruksi atas dugaan kelalaian yang menjadi penyebab terjadinya kebakaran.

Baca Juga  Korban meninggal dunia bencana Sumatera jadi 1.059 jiwa, pengungsi masih 577.600 orang

Diketahui bahwa apartemen tersebut terdiri dari 8 blok. Pada saat kejadian, 7 blok di antaranya tengah menjalani proses pemeliharaan atau renovasi.

Penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari perancah (scaffolding atau steger) bambu serta material busa yang digunakan selama proses pekerjaan pemeliharaan.

Banyak penghuni apartemen yang menyampaikan kritik melalui media sosial. Mereka menyoroti dugaan kelalaian dan upaya penghematan biaya yang dianggap sebagai faktor penyebab terjadinya kebakaran. Sebuah video bahkan memperlihatkan sejumlah pekerja konstruksi yang sedang merokok di atas perancah bambu yang mengelilingi salah satu blok bangunan selama proses renovasi.

Petugas pemadam kebakaran terus berupaya tanpa henti sepanjang malam untuk menyelamatkan warga yang terjebak di lantai atas Apartemen Wang Fuk Court. Namun, upaya mereka terhambat oleh panas yang luar biasa dan asap tebal yang menyelimuti area tersebut.

Share :

Baca Juga

Public Safety And Emergencies

Demo 28-29 Agustus: Sorotan Media Asing terhadap Unjuk Rasa di Indonesia

Public Safety And Emergencies

Daftar korban tewas dan luka kecelakaan bus di Semarang

Public Safety And Emergencies

Pasca Ledakan SMAN 72, Disdik DKI Perketat Kewaspadaan di Sekolah

Public Safety And Emergencies

Menhan Prabowo Subianto: Airdrop Percepat Bantuan Banjir Sumatera

Public Safety And Emergencies

Mendikbudristek Brian Yuliarto: Universitas Udayana Intensifkan Komunikasi Kasus Timothy!

Public Safety And Emergencies

Tragedi Aceh: Korban Meninggal 249 Jiwa, Pencarian 227 Korban Hilang Terus Dilakukan

Public Safety And Emergencies

SMAN 72: Update Terkini Kondisi Korban dan Temuan Ledakan

Public Safety And Emergencies

Prabowo tinjau pengungsi banjir Langkat, tegaskan negara tak tinggalkan warga