Jember, 2 Desember 2025 | Warta-kota.com
Upaya Pemerintah Kabupaten Jember dalam meningkatkan kualitas infrastruktur terus berlanjut. Melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA), proses perbaikan jalan di sejumlah titik strategis masih dikerjakan secara bertahap.
Salah satu jalur yang saat ini menjadi fokus utama adalah ruas Jalan Ambulu–Mangli, yang pada awal Desember 2025 telah memasuki wilayah Klompangan, Kecamatan Ajung. Program perbaikan ini telah dimulai sejak April 2025 dan menjadi salah satu agenda prioritas pemkab dalam mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, terutama pada jalur dengan intensitas lalu lintas tinggi.
Ruas Ambulu–Mangli merupakan akses vital yang menghubungkan kawasan pesisir dengan pusat kota. Kondisi jalan yang baik sangat penting untuk mobilitas warga, distribusi barang, hingga menunjang kegiatan perekonomian lokal.
Perwakilan Dinas PUBMSDA Jember menyampaikan bahwa perbaikan dilakukan bertahap berdasarkan tingkat kerusakan dan volume kendaraan. Segmen yang mengalami kerusakan parah serta memiliki lalu lintas padat mendapat penanganan lebih awal guna mengurangi risiko kecelakaan dan kemacetan.
> “Kami memaksimalkan perbaikan pada jalur yang setiap hari padat kendaraan. Prosesnya memang membutuhkan waktu karena kami harus memastikan kualitas konstruksi agar tahan lama,” ujar salah satu pihak PUBMSDA.
Program revitalisasi ini tidak hanya terpusat di satu titik, tetapi menyebar ke berbagai kecamatan di Jember. Masyarakat di beberapa wilayah mulai merasakan manfaatnya, terutama pada ruas yang bertahun-tahun mengalami kerusakan akibat beban kendaraan berat dan cuaca ekstrem. Sejumlah titik kini menunjukkan peningkatan kualitas signifikan, sehingga disambut positif oleh warga.
Selain mempermudah mobilitas, peningkatan kualitas jalan juga memberi dampak langsung bagi sektor ekonomi. Pelaku usaha yang bergantung pada distribusi pertanian, perikanan, dan perdagangan kini lebih mudah melakukan perjalanan antarwilayah.
Ruas Ambulu–Mangli sendiri merupakan jalur strategis yang menghubungkan sentra pariwisata Ambulu dan Watu Ulo menuju kawasan perkotaan. Dengan kondisi jalan yang membaik, sektor pariwisata dan UMKM diharapkan semakin berkembang.
> “Kalau jalannya mulus, wisatawan makin banyak datang. Pedagang juga bisa kirim barang lebih cepat. Kami berharap pengerjaannya cepat selesai,” ujar seorang pedagang dari wilayah Ajung.
Selama proses pengerjaan, beberapa titik diberlakukan sistem buka-tutup untuk mengurangi kepadatan. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Meski menyebabkan keterlambatan sementara, warga memahami bahwa kondisi tersebut merupakan bagian dari proses untuk mendapatkan fasilitas yang lebih baik.
Pemkab Jember berkomitmen melanjutkan program perbaikan hingga seluruh target tercapai. Selain peningkatan kualitas, pemerintah menilai perawatan berkala sangat penting untuk mencegah kerusakan berulang di masa depan. Program pembangunan infrastruktur ini juga menjadi bukti dukungan pemerintah terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Sejumlah warga menyampaikan apresiasi dan berharap perbaikan tidak hanya difokuskan pada jalur utama, tetapi juga merambah ke jalan lingkungan dan jalan desa.
> “Kami senang akhirnya diperbaiki. Semoga daerah lain juga segera mendapat giliran,” ujar seorang warga Klompangan.
Dengan perbaikan yang kini telah mencapai wilayah Klompangan, masyarakat optimistis konektivitas wilayah semakin baik dan mobilitas harian semakin lancar. Pemerintah mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersabar dan terus mendukung proses perbaikan yang masih berlangsung.
(Dang)
















