Breaking News

Home / Pandeglang

Senin, 10 Februari 2025 - 14:15 WIB

Polemik Batubara di Perairan Popole, WALHI dan LPLH Banten Desak Tanggung Jawab Perusahaan

Polemik Batubara di Perairan Popole, WALHI dan LPLH Banten Desak Tanggung Jawab Perusahaan

Pandeglang, warta-kota.com

Lembaga Peduli Lingkungan Hidup (LPLH) Banten bersama dengan Wahana lingkungan hidup Indonesia (Walhi Eksekutif Nasional ) dan Masyarakat Cigondang mengeluarkan pernyataan tegas terkait insiden tumpahan batu bara yang terjadi di perairan Pulau Popole, Labuan, Pandeglang, Banten.

Dalam konferensi pers yang diadakan pada hari Senin, 10 Februari 2025, dilokasi salah satu villa di Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, mereka mendesak perusahaan yang bertanggung jawab untuk segera melakukan pembersihan dan rehabilitasi lingkungan yang terdampak.

Tumpahan batu bara ini telah menimbulkan dampak serius terhadap ekosistem laut dan kehidupan masyarakat setempat. LPLH Banten menekankan pentingnya tindakan cepat untuk meminimalisir kerusakan lebih lanjut dan melindungi sumber daya alam yang ada.

Baca Juga  Tim Gabungan Polda Banten Tangkap Pelaku Pungli di Jembatan Pantai Carita Pandeglang

“Kami meminta perusahaan untuk tidak hanya bertanggung jawab dalam pembersihan, tetapi juga melakukan konferensi rehabilitasi laut dan perlindungan pelestarian lingkungan,” ujar Ali chusnadin Ketua LPLH Banten.

Dalam kesempatan yang sama, mereka juga mendesak pemerintah untuk segera memanggil perusahaan yang terlibat dalam pencemaran lingkungan ini.

“Pemerintah harus bertindak tegas dan transparan dalam menangani kasus ini. Kami tidak ingin kejadian serupa terulang di masa depan,” tambahnya.

Masyarakat Cigondang yang juga hadir dalam konferensi tersebut menyatakan keprihatinan mereka terhadap dampak jangka panjang dari tumpahan ini.

“Kami khawatir akan kesehatan lingkungan dan mata pencaharian kami yang bergantung pada laut. Kami berharap ada tindakan nyata dari semua pihak,” ungkap Alidan, perwakilan masyarakat.

LPLH Banten, Walhi, dan Masyarakat Cigondang berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi dan akan melakukan tuntutan mereka jika tidak dipenuhi. Mereka juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan melindungi sumber daya alam demi generasi mendatang.

Baca Juga  MBG di SDN 1 Teluk Labuan, Pedagang : "Jualan Kami Sepi"

Dengan adanya insiden ini, diharapkan semua pihak dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan bertanggung jawab atas setiap aktivitas yang dapat berdampak pada ekosistem.

Sementara itu, Pj Kepala Desa Cigondang, A. Rumhi turut hadir dalam acara tersebut, sejumlah awak media melakukan season tanya jawab terkait upaya dan tindak lanjut yang akan dilakukan oleh WALHI dan LPLH untuk mengatasi persoalan pencemaran batubara yang diduga merusak terumbu karang dan mematikan biota laut di perairan pulau Popole.

Reporter : yona

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Pemdes dan WargaTegalpapak Apresiasi Bantuan Ketua DPRD Pandeglang

Pandeglang

Silaturahmi Lintas Organisasi Carita: Membangun Kolaborasi untuk Kemajuan Sektor

Pandeglang

Kegiatan Pengapungan (Refloating) dan Salvage Kapal BG Titan 14 oleh PT. Teguh Abadi Setiakawan Sesuai Prosedur

Pandeglang

Soal Amdal RSUD Labuan, Begini Keterangan dari Plt Dirut RSUD Labuan

Pandeglang

Jalur Kereta Api Rangkasbitung-Labuan Bakal Diaktifkan, Harapan Baru untuk Ekonomi Pandeglang

Pandeglang

Unras FORMALA di RSUD Labuan Hampir Ricuh, Massa Memanas Dorong Pagar Pembatas

Pandeglang

Ratusan Siswa SMA Negeri 3 Pandeglang Berhamburan Ikuti Kegiatan Simulasi Akbar Mitigasi Bencana Tsunami

Pandeglang

TNI dan POLRI Berhasil Mediasikan Dua Kubu yang Berseteru, Buntut Unras di RSUD Labuan