Breaking News

Home / Pandeglang

Selasa, 18 Februari 2025 - 02:11 WIB

Jalur Kereta Api Rangkasbitung-Labuan Bakal Diaktifkan, Harapan Baru untuk Ekonomi Pandeglang

Jalur Kereta Api Rangkasbitung-Labuan Bakal Diaktifkan, Harapan Baru untuk Ekonomi Pandeglang

 

Pandeglang, warta-kota.com

Dalam langkah monumental untuk menghidupkan kembali sejarah transportasi kereta api di Indonesia, Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perkeretaapian merencanakan reaktivasi jalur kereta api Rangkasbitung-Labuan pada tahun 2025. Proyek ini diharapkan tidak hanya mengembalikan konektivitas yang hilang, tetapi juga menciptakan pusat bisnis baru yang akan menggerakkan perekonomian Kabupaten Pandeglang.

 

Stasiun Labuan, yang terletak di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, memiliki nilai sejarah yang mendalam. Dibangun pada masa penjajahan Belanda, stasiun ini merupakan bagian dari jaringan kereta api yang menghubungkan Rangkasbitung dan Labuan, dengan tujuan mendukung kegiatan ekonomi dan mobilitas masyarakat. Jalur ini pernah menjadi akses favorit bagi para Noni Belanda untuk berlibur, serta menjadi roda transportasi penting bagi warga Pribumi.

 

Baca Juga  Silaturahmi Akbar Antar Dpac,  DPC BPPKB Pandeglang Berikan SK Dpac Sukaresmi

Jalur kereta api ini mulai beroperasi pada 18 Juni 1906 dan melayani angkutan penumpang serta barang hingga resmi ditutup pada tahun 1984 setelah 76 tahun beroperasi. Selama masa kejayaannya, Stasiun Labuan menjadi salah satu stasiun tersibuk dengan melayani hingga 136 ribu penumpang per tahun dan pengangkutan barang hampir 7 ribu ton per tahun antara 1950-1953.

 

Bupati Pandeglang, Irna Narulita, menegaskan bahwa reaktivasi jalur ini merupakan mimpi masyarakat untuk memiliki konektivitas transportasi yang lebih baik. Bupati mengatakan Proyek ini adalah bagian dari program strategis nasional yang diharapkan dapat mensejahterakan masyarakat Pandeglang dan mengurangi kesenjangan antar daerah di Provinsi Banten.

 

Dengan rencana menjadikan Kadomas lokasi Stasiun Pandeglang sebagai pusat bisnis, proyek ini diharapkan dapat menciptakan peluang ekonomi baru. Heryana, Kabid Arsip pada Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Pandeglang menambahkan bahwa jalur ini pernah ramai dengan perjalanan kereta penumpang dan barang, dengan frekuensi lima kali perjalanan pulang-pergi setiap harinya.

Baca Juga  Oknum Aktivis di Pandeglang Diduga Lecehkan Profesi Wartawan

 

“Pandeglang akan menjadi pusat peradaban, sejarah, dan budaya. Kami akan fokus pada pengembangan kuliner yang mendukung hal tersebut,” ungkap Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pandeglang.

Senin, (17/2/2025)

 

Reaktivasi jalur Kereta Api Rangkasbitung-Labuan bukan hanya sekadar menghidupkan kembali transportasi yang pernah ada, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk meningkatkan perekonomian dan konektivitas di wilayah Pandeglang. Dengan dukungan dari pemerintah dan masyarakat, diharapkan proyek ini dapat membawa perubahan positif bagi daerah tersebut.

 

Mari kita berdoa agar program ini dapat segera terealisasi dan dimulai pada tahun 2025, membawa harapan baru bagi masyarakat Pandeglang.

 

Reporter: yona

Share :

Baca Juga

Pandeglang

Pembangunan Drainase Desa Banyubiru Diduga Proyek Tumpang Tindih, Anggaran Mencapai Seratus Juta Lebih

Pandeglang

Sepadan Pantai Digali dan Ditimbun, Kades : ” Kami Tidak Tahu “

Pandeglang

SDN Teluk 1 Labuan Menerima Kunjungan Bupati Pandeglang dalam Program “Makan Bergizi Gratis”

Daerah

Besar Pasak Daripada Tiang, Peserta Karnaval PHBN HUT RI ke- 79 di Labuan Mengeluhkan Hadiah dari Panitia

Pandeglang

Kegiatan Pengapungan (Refloating) dan Salvage Kapal BG Titan 14 oleh PT. Teguh Abadi Setiakawan Sesuai Prosedur

Pandeglang

Olahan Abon Ikan Tuna Karya Siswa PKBM MARITIM Diminati Hingga Luar Daerah

Pandeglang

Kepala Desa Sidamukti Dilaporkan oleh Warganya, Mosi Tidak Percaya dan Terindikasi Korupsi

Pandeglang

HUT PANDEGLANG 152 Tahun, SDN Cigondang 3 Labuan Gelar Acara Khusus