Breaking News

Home / Finance

Kamis, 27 November 2025 - 20:51 WIB

Direktur KAI Tegaskan Status Argi Usai Viral Tumbler Hilang di Commuter Line

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, memberikan klarifikasi terkait status Argi Budiansyah, petugas layanan penumpang KAI Commuter yang sempat menjadi sorotan publik. Bobby memastikan bahwa Argi tetap menjadi bagian dari keluarga besar KAI Commuter.

“Argi akan terus berkarya sebagai karyawan KAI Commuter, menjadi ujung tombak dalam memberikan pelayanan prima kepada seluruh pengguna jasa kereta api,” tegas Bobby, seperti yang dikutip dari unggahan di akun Instagram pribadinya pada hari Jumat (28/11).

Bobby menambahkan bahwa seluruh jajaran KAI memiliki dedikasi tinggi dalam melayani pelanggan, dengan prioritas utama pada keselamatan, keandalan operasional, dan peningkatan kualitas pelayanan secara berkelanjutan.

“Dalam upaya mencapai tujuan mulia ini, kami sangat menjunjung tinggi kontribusi yang diberikan oleh setiap insan KAI. Perusahaan berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh dan perlindungan kepada seluruh pekerja dalam menjalankan tugas mereka,” imbuhnya.

Baca Juga  Kesepakatan Dagang AS-China: IHSG Naik? Analisa & Prospek Terbaru

“Selamat bertugas kembali, Argi! Teruslah bersemangat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan,” pungkas Bobby memberikan semangat.

Sebelumnya, Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, telah menyampaikan bantahan terkait isu pemecatan yang beredar luas di media sosial. Karina menegaskan bahwa kabar tersebut tidaklah benar.

“KAI Commuter dengan tegas menyatakan tidak ada pemecatan seperti yang diisukan. Kami memiliki aturan dan prosedur kepegawaian yang ketat, yang selalu berpedoman pada regulasi ketenagakerjaan yang berlaku,” jelasnya dalam keterangan tertulis yang disampaikan pada hari Kamis (27/11).

Kasus ini mencuat ke publik setelah seorang penumpang membagikan pengalamannya kehilangan sebuah tumbler berwarna biru melalui media sosial. Penumpang tersebut menggunakan kereta rel listrik (KRL) dengan rute Tanah Abang-Rangkasbitung dan baru menyadari bahwa tas pendinginnya tertinggal saat turun di Stasiun Rawa Buntu.

Baca Juga  Ganti Oli Rem Mobil Setiap 2 Tahun? Waspadai Tanda-Tanda Ini!

Setelah melaporkan kejadian tersebut, tas pendingin itu berhasil ditemukan dan penumpang diarahkan untuk mengambilnya di Stasiun Rangkasbitung. Namun, setelah dibuka, tumbler yang seharusnya berada di dalam tas tersebut ternyata hilang.

Argi, petugas pelayanan penumpang yang menerima tas tersebut dari petugas di dalam kereta, mengakui adanya kelalaian karena tidak memeriksa isi tas secara seksama sebelum menyerahkannya.

Dalam penjelasannya, Argi menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui keberadaan tumbler tersebut dan bahkan menawarkan diri untuk menggantinya dengan membeli produk serupa dengan harga sekitar Rp 300 ribu.

Namun, unggahan penumpang tersebut dengan cepat menjadi viral dan memunculkan spekulasi bahwa Argi terancam kehilangan pekerjaannya.

Share :

Baca Juga

Finance

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen

Finance

Analisis Ekonom: Dampak Meredanya Perang Dagang AS-China

Finance

Ancaman Tarif AS: Kepala BKF Kemenkeu Imbau Waspadai Dampaknya pada Perdagangan Indonesia

Finance

Ganti Oli Rem Mobil Setiap 2 Tahun? Waspadai Tanda-Tanda Ini!

Finance

Kekayaan Letjen Djaka: Profil dan Harta Sang Calon Dirjen Bea Cukai

Finance

Harga Tembaga Meroket: Kekhawatiran Pasokan Global Picu Kenaikan Signifikan

Finance

Baznas Tasikmalaya Beli 5 Mobil Mewah dari Hibah Rp 1,4 Miliar: Sesuai Proposal?

Finance

Sukses Sutarti: Bisnis Kateringnya Makin Laris Berkat Gasblock PGN Karangrejo