Breaking News

Home / Finance

Senin, 12 Mei 2025 - 18:52 WIB

Sukses Sutarti: Bisnis Kateringnya Makin Laris Berkat Gasblock PGN Karangrejo

Jakarta, IDN Times – Pembangunan Gasblock PGN Karangrejo dan Balai Ekonomi Desa (Balkondes) di Desa Karangrejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, memberikan dampak positif signifikan terhadap perekonomian masyarakat sekitar Candi Borobudur.

Berbagai usaha, baik yang secara langsung maupun tidak langsung terhubung dengan kawasan tersebut, merasakan peningkatan aktivitas ekonomi. Salah satu contohnya adalah Family Katering milik Sutarti di kawasan Borobudur.

Sutarti menuturkan bahwa keberadaan Gasblock PGN Karangrejo dan Balkondes di Desa Karangrejo telah meningkatkan permintaan layanan kateringnya.

Peningkatan permintaan terutama terlihat saat penyelenggaraan berbagai acara di lokasi tersebut. Suadesa Festival 2025, yang berlangsung pada 10-11 Mei, menjadi contoh nyata. Festival ini merupakan bagian dari program Desa Energi Berdikari Pertamina, dengan Desa Karangrejo sebagai desa binaan dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) PGN.

Selama dua hari festival tersebut, Family Katering milik Sutarti menerima pesanan katering hingga 400 boks.

“Di Balkondes ini memang sering diadakan acara, seperti Festival ini yang sudah menjadi agenda tahunan. Kegiatan-kegiatan seperti ini sangat membantu meningkatkan penjualan kami,” ujar Sutarti, Selasa (13/5/2025).

1. Usaha katering semakin berkembang pesat sejak pembangunan Gasblock PGN Karangrejo

Sutarti memulai usaha kateringnya sejak tahun 2016. Sebelum adanya Gasblock PGN, usahanya sudah cukup dikenal di sekitar Borobudur. Namun, bisnisnya berkembang pesat setelah Gasblock PGN Karangrejo beroperasi.

Baca Juga  Harum Energy (HRUM) Gelontorkan Rp 837 Miliar untuk Buyback Saham

“Sebelum adanya gasblock, pesanan katering saya umumnya berasal dari kegiatan desa. Namun, sejak adanya gasblock dan berbagai kegiatan yang diselenggarakan di sana, usaha katering saya meningkat secara signifikan,” ungkap Sutarti.

Sutarti merasakan dampak positif, baik langsung maupun tidak langsung, dari pembangunan Gasblock PGN Karangrejo terhadap perekonomian di wilayahnya. Kawasan ini secara rutin menyelenggarakan berbagai event besar setiap tahunnya.

Festival Suadesa 2025, misalnya, diharapkan mampu mendorong perekonomian desa melalui promosi UMKM dan pengembangan potensi lokal, seperti destinasi wisata, kesenian, dan budaya setempat.

2. Memberdayakan tenaga kerja lokal

Sutarti melibatkan tenaga kerja lokal dalam menjalankan usaha kateringnya. Selain menyerap tenaga kerja warga desa, ia juga berkolaborasi dengan pelaku usaha katering lain ketika menerima pesanan dalam jumlah besar.

Hal ini bukan karena keterbatasan kapasitas produksi, melainkan sebagai bentuk dukungan terhadap sesama pelaku usaha katering agar dapat turut berkembang.

Oleh karena itu, Sutarti dikenal sebagai salah satu tokoh penggerak pemberdayaan ekonomi desa. Ia pun terpilih menjadi ketua perkumpulan pelaku usaha kuliner di kawasan Borobudur.

“Kalau saya dapat pesanan yang cukup banyak, biasanya sayur dimasak oleh katering lain, sementara lauk digoreng di sini, dan seterusnya. Intinya, kami saling berbagi,” jelas Sutarti.

Baca Juga  Harga Minyak Naik: Sinyal The Fed Dongkrak Optimisme Pasar

Warung Kopi Kecil Bisa Unggul dari Franchise Besar, Ini Alasannya

Warung Kopi Kecil Bisa Unggul dari Franchise Besar, Ini Alasannya

3. Prioritas bukan keuntungan besar

Family Katering Sutarti menyediakan dua jenis layanan katering: lunchbox dan prasmanan. Untuk prasmanan, harga per porsinya berkisar Rp30.000 hingga Rp55.000. Sementara lunchbox dibanderol Rp15.000 hingga Rp30.000.

Harga yang ditawarkan Sutarti terbilang terjangkau, dan ia tidak selalu mengejar keuntungan besar. Bahkan, ada pesanan yang ia kerjakan tanpa mengambil keuntungan, misalnya pesanan dari Kepala Desa atau perangkat desa untuk kegiatan desa.

“Saya tidak mematok keuntungan besar karena ini kesempatan saya untuk berkontribusi bagi desa saya sendiri. Jadi, saya selalu menanyakan anggaran yang tersedia ketika ada kegiatan desa, berapa pun jumlahnya, saya akan siap membantu,” kata Sutarti, yang juga menjabat sebagai kepala sekolah di salah satu SMA di kawasan Borobudur.

Mantap! BUMDes Cetak Rp27,6 Miliar dari Usaha Katering-Perbaikan Jalan

Mantap! BUMDes Cetak Rp27,6 Miliar dari Usaha Katering-Perbaikan Jalan

Share :

Baca Juga

Finance

Superbank Beri Sinyal Kuat untuk IPO Tahun Ini?

Finance

Ketua Panser Biru Ungkap Fakta Isu Kepemilikan Saham Klub Bola

Finance

BEI Cabut Suspensi Saham KRYA dan JATI: Perdagangan Dimulai Hari Ini

Finance

Saham BUMI Kembali Berkilau: Masuk Tiga Indeks Bergengsi!

Finance

Pemerintah Indonesia Pinjam Dana Rp304 Triliun di Bulan April: Rincian dan Dampaknya

Finance

Rupiah Terkini: Analis Prediksi Pelemahan Hingga Rp 16.700 per Dolar AS

Finance

GOTO Tanggapi Gugatan Merek di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat

Finance

Pahami Perbedaan Bull Market dan Bear Market: Panduan Investasi Lengkap