
warta-kota.com Minyak rem merupakan salah satu cairan vital dalam perawatan motor bekas. Penggantiannya secara berkala sangat penting.
Ya, pengurasan dan penggantian minyak rem dengan yang baru merupakan keharusan.
Seiring penggunaan, performa minyak rem akan menurun seiring waktu.
Lalu, seberapa sering kita perlu mengganti minyak rem?
“Idealnya, penggantian atau pengurasan minyak rem motor dilakukan setiap dua tahun sekali,” jelas Rendra, pemilik bengkel 5.12 Garage di Tambun, Bekasi.

Penurunan kemampuan minyak rem disebabkan oleh kontaminasi uap air.
Uap air yang berlebihan dalam minyak rem dapat mengakibatkan rem kurang pakem, bahkan bisa menyebabkan rem blong.
Bagaimana cara mengenali minyak rem yang sudah perlu diganti?
Minyak rem yang kualitasnya menurun ditandai dengan perubahan warna dan tekstur.
Warna minyak rem yang menghitam mengindikasikan tingginya kandungan uap air.
“Itu pertanda Anda harus menguras minyak rem, mulai dari master rem hingga kaliper,” ujar Rendra.
Gunakan selalu minyak rem yang direkomendasikan oleh pabrikan kendaraan Anda.
Itulah beberapa tanda bahwa minyak rem motor Anda perlu segera diganti.
Ini Sebabnya Saat Melumasi Rantai Motor Jangan Pakai Cairan Bekas Ini















