Breaking News

Home / News

Senin, 27 Oktober 2025 - 10:31 WIB

Masalah Sampah dan Parkir Semrawut Mengganggu Kota Labuan

Pandeglang, warta- kota.com

Kota Labuan, Kabupaten Pandeglang- Banten telah menghadapi tantangan serius terkait pengelolaan sampah dan penataan parkir kendaraan. Kondisi ini telah menimbulkan keresahan di kalangan pedagang, pengguna jalan, dan masyarakat setempat.

Tumpukan sampah yang tidak terkendali di badan jalan Pasar Labuan menjadi pemandangan yang meresahkan. Sampah yang menumpuk di depan toko dan kios makanan menghasilkan bau tidak sedap dan pemandangan yang tidak higienis. Kondisi ini telah lama dikeluhkan oleh pedagang dan pengguna jalan yang melintasi area tersebut.

UPT Pasar Labuan mengakui adanya keluhan tersebut dan menyatakan bahwa pengelolaan sampah merupakan kebijakan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Pihaknya juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan di area pasar.

” Sampah tersebut menumpuk bukan saja dari para pelaku pasar, melainkan seringnya warga sekiar juga membuang sampah di tempat itu, ” kata UPT Pasar Labuan dikonfirmasi pada Senin, (27/10/2025).

Baca Juga  Tanggapan Pernyataan Kepala Dinas DPMD Rahmat Atong Terkait PAW, Ini Kata Eko Setiawan

Selain di area Jalan depan pasar Labuan, ia juga menambahkan bahwa penumpukan sampah juga terjadi di belakang pasar Labuan, tepatnya diantara belakang lapak ikan Pasar Labuan.

Untuk mengatasi masalah ini, UPT Pasar Labuan mengusulkan kolaborasi antara Muspika Labuan, DLH Kabupaten Pandeglang, dan partisipasi aktif dari masyarakat. Warga juga berharap agar Bupati Pandeglang dapat memberikan perhatian khusus dan solusi konkret terkait masalah sampah ini.

Selain masalah sampah, penataan lahan parkir yang tidak teratur juga menjadi perhatian utama di Kota Labuan. Ketiadaan kantong parkir yang memadai menyebabkan juru parkir menata kendaraan pengunjung pasar di badan jalan. Praktik ini melanggar peraturan lalu lintas yang mengatur penggunaan bahu jalan, badan jalan, dan trotoar untuk kelancaran lalu lintas dan pejalan kaki.

Baca Juga  KING NAGA MURKA: DUGAAN PERSELINGKUHAN OKNUM KEPALA DESA DAN OKNUM NOTARIS DINILAI LECEHKAN JABATAN PUBLIK

Ironisnya, hasil pengamatan di lapangan menunjukkan adanya indikasi penyalahgunaan area publik oleh salah satu rumah sakit di Labuan. Rumah sakit tersebut menempatkan kantong parkir bagi keluarga pasien di badan jalan Jenderal Sudirman, yang merupakan jalan provinsi. Kondisi ini memicu sindiran dari warga yang merasa fasilitas parkir tidak sebanding dengan fasilitas kesehatan yang tersedia.

Pemerintah daerah dan Provinsi Banten diharapkan segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah sampah dan parkir yang semrawut di Kota Labuan. Solusi yang komprehensif dan berkelanjutan sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.  (YNA)

Share :

Baca Juga

News

Penutupan Kegiatan Semarak I Muharram 1446 Lapas Kelas IIA Pekanbaru

Berita Utama

Safari Ramadhan Khusus, Wakil Bupati Solok Kunjungi Lubuak Tareh dan Serahkan Bantuan Rp25 Juta untuk Masjid

News

Polisi Janji Selidiki, Gudang 288 Helvetia Pasar IX Diduga Lokasi Penimbunan Solar Ilegal, Pertamina Bungkam

News

Petani Nagari Talang Gagal Panen Akibat Hama Tikus, Harapkan Perhatian Pemkab Solok

News

Baperda Jember Sebut Banjir Villa Indah Tegal Besar Dampak Kerakusan Developer
Petugas Lapas Jambi memeriksa barang bukti narkotika yang diduga sabu di hadapan dua perempuan, salah satunya mengenakan seragam.

Berita Utama Daerah

Modus Licik! Sabu Diselundupkan Lewat Pop Mie, Petugas Lapas Jambi Bertindak Cepat

News

Anggota Legislatif Dapil 5 Berikan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir di Sukaresmi

News

Pengakuan Sopir Truk yang Selewengkan 4.000 Liter Solar di Jember: Demi Lebaran