Solok, Warta-kota.com.- Masyarakat petani di Nagari Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, mengalami gagal panen berkepanjangan akibat serangan hama tikus yang melanda area persawahan mereka. Kondisi ini telah berlangsung cukup lama dan menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan bagi para petani.
Serangan hama tikus tersebut merusak tanaman padi sejak masa tanam hingga menjelang panen. Berbagai upaya telah dilakukan oleh masyarakat tani secara mandiri, mulai dari pemasangan perangkap hingga pengasapan lubang tikus. Namun, upaya tersebut belum memberikan hasil yang maksimal.

Salah satu petani mencoba mengusir hama tikus
Para petani mengaku kecewa dengan sikap Dinas Pertanian Kabupaten Solok yang dinilai belum menunjukkan kepedulian serius. Hingga saat ini, belum ada tindakan nyata berupa peninjauan lapangan maupun solusi teknis untuk mengatasi wabah hama tikus tersebut.
Amir, Salah seorang petani menyampaikan harapannya agar Bupati Solok segera turun tangan dan menginstruksikan Dinas Pertanian untuk meninjau langsung kondisi persawahan di Nagari Talang. Menurutnya, pendampingan teknis dan langkah terpadu dari pemerintah sangat dibutuhkan untuk menanggulangi hama tikus agar gagal panen tidak terus berulang.
“Masyarakat sudah berusaha semampunya, tapi tanpa dukungan pemerintah hasilnya tidak maksimal. Kami berharap ada perhatian serius agar petani bisa kembali menanam dengan tenang” ujarnya, Kamis 9 Januari 2026

Hama tikus membuat gagal panen
Para petani berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret, termasuk program pengendalian hama secara terpadu, guna menyelamatkan sektor pertanian dan menjaga ketahanan pangan di daerah tersebut.
Sampai berita ini di terbitkan belum ada keterangan resmi dari dinas pertanian kabupaten solok.**(PB07)















