Breaking News

Sejumlah Pejabat Eselon II Diduga Abaikan SK Bupati pada Agenda Safari Ramadhan

Solok, Warta-kota.com.- Sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Kabupaten Solok diduga tidak menghadiri agenda Safari Ramadhan yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati.

Ketidakhadiran tersebut menjadi sorotan karena kegiatan itu merupakan agenda resmi pemerintah daerah yang telah memiliki jadwal dan pembagian tim secara jelas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketidakhadiran pejabat tidak hanya terjadi pada Tim V, tetapi juga pada tim yang mendampingi Wakil Bupati. Padahal, seluruh nama yang tercantum dalam SK diwajibkan untuk menjalankan tugas sesuai pembagian yang telah ditetapkan.

Pada tim yang di pimpin Wakil Bupati Solok saat ke daerah Lubuak Tareh pejabat dari dinas PUPR juga tidak nampak satupun mendampingi Wakil Bupati Solok, dan pada kunjungan lainya masih ada juga kelihatan yang tidak hadir.

Baca Juga  Selain Terlibat Dalam Penyalahgunaan Kekuasaan, Serda Benson Manurung Disinyalir Tebal Muka.


Sembuah susunan tim

Safari Ramadhan merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Solok setiap bulan suci Ramadhan. Selain melaksanakan salat tarawih berjamaah, kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Sejumlah pihak menilai, sebagai aparatur yang telah ditunjuk secara resmi dalam SK kepala daerah, para pejabat seharusnya menunjukkan komitmen dan kedisiplinan. Jika berhalangan hadir, semestinya ada pemberitahuan atau konfirmasi resmi sebagai bentuk tanggung jawab terhadap tugas yang diamanahkan.

Salah seorang tokoh masyarakat Kabupaten Solok, Ahmad Yani, menyayangkan sikap sejumlah pejabat yang dinilai tidak menunjukkan keteladanan. Menurutnya, pejabat publik harus memberikan contoh disiplin kepada masyarakat.

Baca Juga  Praktik Judi Tembak Ikan Star Tarigan Semakin Merajalela di Koto Gasib, Masyarakat Meminta Agar Kapolres Segera Menutupnya.

“Kalau sudah ada SK dan itu agenda resmi pemerintah daerah, seharusnya dipatuhi. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi ajang menyerap aspirasi masyarakat. Jangan sampai masyarakat menilai pejabat tidak serius menjalankan tugas” ujarnya.

Ia juga berharap pimpinan daerah dapat memberikan evaluasi dan teguran kepada pejabat yang tidak hadir tanpa keterangan jelas.

“Kita ingin pemerintahan berjalan solid dan berwibawa. Kalau ada halangan, tentu bisa disampaikan secara resmi. Yang tidak baik itu jika tidak hadir tanpa konfirmasi” tambahnya.

Masyarakat pun berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti persoalan ini demi menjaga disiplin aparatur serta memastikan Safari Ramadhan benar-benar menjadi sarana mendekatkan pemerintah dengan masyarakat.**(PB07)

Share :

Baca Juga

Daerah

Usai Dilantik, Anggota DPRD Kota Medan H Zulkarnaen S.K.M Santuni 1.000 Anak Yatim Dan Gelar Do’a Bersama

Politik

Kampanye Dialogis Ratusan Pendukung BM-JC Mengelilingi Panggung Yel Yel Ganti Bupati
Koordinasi Kanwil Kemenkum Jambi dengan Dinas PMD-P3A untuk penguatan Posbakum di desa

Berita Utama Daerah

Kanwil Kemenkum Jambi dan Dinas PMD-P3A Perkuat Posbakum Desa Demi Akses Hukum Merata

Jember

Banyak Jalan Rusak Dikeluhkan, Ini Langkah Nyata Pemkab Jember di Ruas Ambulu–Mangli

Daerah

Diguyur Hujan, Kades Labuan Dampingi Warganya Sambut Peringatan Maulid Nabi 1446 H

Berita Utama Daerah

Gubernur Sumbar Bersama Bupati Solok dan Wakil Bupati Lahirkan Komitmen Bersama Membangun Nagari Simiso

Banjir

Pemuda Membuka Penggalangan Donasi Perlengkapan Sekolah Buat Korban Banjir Bandang di Kecamatan Junjung Sirih

Daerah

Kepala UPTD PPP Labuan Pastikan Alat Pendeteksi Tsunami Berfungsi Dengan Baik