Breaking News

Home / Public Safety And Emergencies

Kamis, 11 September 2025 - 02:52 WIB

Polri Kerahkan Personel Evakuasi Korban Bencana Banjir dan Longsor Bali

Sebagai respons cepat terhadap musibah banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Bali, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) segera menerjunkan personelnya. Fokus utama adalah mengevakuasi warga yang menjadi korban terdampak bencana alam tersebut.

Irjen Daniel Adityajaya, Kapolda Bali, menjelaskan bahwa pengiriman personel Polri bertujuan untuk membantu proses evakuasi korban. Upaya ini mencakup pembukaan akses jalan yang terhambat material longsor, serta pengaturan lalu lintas untuk memastikan kelancaran distribusi bantuan logistik. Polri bekerja sama erat dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) guna mempercepat proses evakuasi secara keseluruhan.

“Polri memiliki komitmen kuat untuk hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan. Kami bersinergi dengan semua instansi terkait untuk menjamin kelancaran evakuasi dan memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar warga yang berada di pengungsian,” tegas Daniel dalam keterangan tertulisnya pada hari Kamis, 11 September 2025.

Baca Juga  Polda DIY Terapkan Metode Ilmiah Ungkap Kasus Kecelakaan Maut Mahasiswa UGM

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan data terkini mengenai dampak bencana. Hingga hari Rabu, 10 September 2025, pukul 18.45 WIB, tercatat sembilan korban meninggal dunia, dua orang dinyatakan hilang, dan 202 kepala keluarga atau sekitar 620 jiwa terkena dampak langsung banjir di Bali. Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, merinci bahwa wilayah terdampak meliputi enam kabupaten/kota, yaitu Kota Denpasar, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Badung, dan Kabupaten Tabanan.

Data lebih rinci mengenai penemuan dan pencarian korban menunjukkan bahwa di Kota Denpasar, lima korban meninggal dunia ditemukan dan dua orang masih dinyatakan hilang. Di Kabupaten Jembrana, terdapat dua korban meninggal dunia, dengan total 103 kepala keluarga atau 200 jiwa terdampak. Kabupaten Gianyar mencatat satu korban meninggal, begitu pula dengan Kabupaten Badung. Sementara itu, Kabupaten Klungkung melaporkan 99 kepala keluarga atau 420 jiwa terdampak. “Kabupaten Tabanan masih dalam tahap pendataan lebih lanjut,” jelas Muhari melalui keterangan tertulisnya pada hari Rabu.

Baca Juga  Le Minerale Sigap Ulurkan Bantuan Korban Bencana Sumatra

Akibat banjir yang meluas, sejumlah warga terpaksa mengungsi karena rumah mereka masih terendam air. Di Kabupaten Jembrana, tercatat 85 jiwa mengungsi dan ditempatkan di beberapa posko pengungsian, seperti Balai Desa Yeh Kuning, Balai Banjar Yeh Kuning, Musholla Assidiqie, dan Musholla Darul Musthofa. “Di Kota Denpasar, terdapat 108 jiwa yang mengungsi dan ditempatkan di SD 25 Pemecutan, Banjar Sedana Merta Ubung, serta Banjar Dakdakan Peguyangan,” ungkap Muhari lebih lanjut.

Irsyan Hasyim berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Pilihan Editor: Empat Klaster Pelaku Pembunuhan Kepala Cabang BRI

Share :

Baca Juga

Public Safety And Emergencies

Gempa Filipina Tewaskan 2 Orang: Listrik Padam, Dampak Mengerikan Dirasakan

Public Safety And Emergencies

Mendikbudristek Brian Yuliarto: Universitas Udayana Intensifkan Komunikasi Kasus Timothy!

Public Safety And Emergencies

Inilah Suasana Rumah Duka Alvaro: Keluarga Sangat Terpukul

Public Safety And Emergencies

TNI AD Musnahkan Amunisi: Kontroversi Warga Sipil di Lokasi

Public Safety And Emergencies

Korban meninggal dunia bencana Sumatera jadi 1.059 jiwa, pengungsi masih 577.600 orang

Public Safety And Emergencies

Menteri Meutya: Aturan Baru Kartu SIM untuk Basmi Spam Telepon, Butuh Dukungan Anda

Public Safety And Emergencies

Tragis! Bencana Sumatera: Jumlah Korban Meninggal Dunia Hampir 500 Jiwa

Public Safety And Emergencies

Tragis! Kebakaran Tambora: Rumah Padat Penduduk Ludes, Tiga Warga Terluka