Breaking News

Home / Public Safety And Emergencies

Jumat, 5 Desember 2025 - 00:52 WIB

Kapolri Ungkap Dugaan Pelanggaran Penyebab Banjir Sumatera Akibat Kayu Gelondongan

Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, selaku Kepala Kepolisian Republik Indonesia (KAPOLRI), telah menyampaikan hasil investigasi awal terkait penemuan sejumlah kayu gelondongan pasca-banjir besar yang melanda wilayah Sumatera. Kayu-kayu tersebut diperkirakan terbawa arus deras banjir bandang dari wilayah hulu hingga hilir sungai-sungai yang berada di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Terdapat penemuan kayu-kayu yang mengindikasikan adanya potensi pelanggaran terkait peristiwa ini,” ungkap Listyo saat menyampaikan keterangan pers pada hari Kamis, 4 Desember 2025.

Keberadaan kayu gelondongan ini juga disinyalir berasal dari aktivitas yang berkontribusi pada kerusakan lingkungan, yang kemudian memicu terjadinya bencana banjir. Meskipun demikian, Listyo tidak merinci lebih jauh mengenai jenis pelanggaran yang dimaksud.

Lebih lanjut, Listyo mengungkapkan bahwa beberapa jenis kayu menunjukkan tanda-tanda bekas aktivitas penebangan, terlihat dari potongan yang rapi. “Kami menemukan sejumlah (batang kayu) dengan bekas potongan yang dihasilkan oleh mesin senso,” jelas Listyo dalam konferensi pers tersebut.

Baca Juga  Pesan terakhir Ningsih korban kebakaran Terra Drone: Ibu, mbak kejebak kebakaran

Menurut keterangan Listyo, temuan material kayu ini saat ini sedang dalam proses pendalaman lebih lanjut oleh pihak kepolisian. “Kami menemukan potensi-potensi yang perlu kami tindak lanjuti, karena adanya dugaan pelanggaran yang mengarah pada tindak pidana,” tegas Listyo.

Kepolisian telah memulai tahapan awal investigasi di wilayah Sibolga. Sebuah rekaman video amatir yang menjadi viral memperlihatkan sejumlah besar batang kayu berukuran besar yang tersapu oleh arus banjir bandang di Sibolga.

Investigasi difokuskan di sekitar Sungai Batangtoru, yang diyakini menjadi titik awal terjadinya banjir bandang Sibolga. Personel kepolisian diterjunkan untuk melakukan penyisiran di dua daerah aliran sungai (DAS), yaitu DAS Garoga dan DAS Angoli.

Baca Juga  Kisah Pilu Siswa SMAN 72 Jakarta: Detik-Detik Mencekam Sebelum Ledakan

Listyo menambahkan, pihak kepolisian akan menjalin kerjasama dengan Kementerian Kehutanan untuk mengusut tuntas dugaan pelanggaran yang berkaitan dengan penemuan kayu gelondongan tersebut. “Kami telah menurunkan personel dan akan bergabung dengan tim dari Kementerian Kehutanan, serta satuan tugas lainnya,” imbuh Listyo.

Sebelumnya, Badan Reserse Kriminal Polri (Bareskrim Polri) telah mengumumkan bahwa mereka telah menerjunkan tim untuk menyelidiki dugaan praktik pembalakan liar yang menjadi penyebab ditemukannya kayu gelondongan tersebut. “Penyelidikan sudah berjalan. Di Aceh, Sumut, Sumbar,” kata Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim, Brigadir Jenderal Mohammad Irhamni, saat dikonfirmasi pada hari Selasa, 2 Desember 2025.

Hammam Izzuddin ikut berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Pilihan Editor: Polisi Bangun Jembatan Darurat untuk Akses Menuju Tapanuli Tengah

Share :

Baca Juga

Public Safety And Emergencies

Erupsi Semeru: Puan Maharani Desak Pemerintah Lindungi Warga dan Pendaki

Public Safety And Emergencies

Bus maut di Tol Krapyak: gagal kontrol picu kecelakaan, 16 orang tewas

Public Safety And Emergencies

Demo Besar, TransJakarta Stop Total: Semua Rute Terhenti

Public Safety And Emergencies

Helikopter 8 Penumpang Hilang Kontak di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan

Public Safety And Emergencies

Korban meninggal dunia bencana Sumatera jadi 1.059 jiwa, pengungsi masih 577.600 orang

Public Safety And Emergencies

Longsor Banjarnegara: 27 Hilang, Pencarian Intensif Dimulai Besok dengan Alat Berat

Public Safety And Emergencies

Waspada! 6.517 Orang Keracunan Makanan MBG, BGN Beri Peringatan!

Public Safety And Emergencies

Pemadaman Listrik Bali Hari Ini: Ubud & Sekitarnya Terkena Dampak