Breaking News

Home / Public Safety And Emergencies

Jumat, 10 Oktober 2025 - 21:53 WIB

Gempa Filipina M7,4 Picu Tsunami Minor di 7 Wilayah Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa beberapa wilayah terdampak tsunami kecil setelah gempa berkekuatan M7,4 mengguncang Laut Filipina pada hari Jumat pagi, 10 Oktober 2025. Gempa tersebut terjadi tepat pada pukul 08.43 WIB. Sebagai respons, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami yang ditujukan untuk wilayah Sulawesi Utara dan Papua.

Menurut laporan BMKG, wilayah-wilayah berikut mencatatkan adanya tsunami dengan skala kecil:

– ESSANG, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (04.46 126.73) 10-10-2025 09:08 WIB 0.17 m

– BEO, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (04.23 126.78) 10-10-2025 09:12 WIB 0.05 m

– GANALO, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (04.42 126.86) 10-10-2025 09:09 WIB 0.05 m

– MELONGUANE, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (03.99 126.67) 10-10-2025 09:06 WIB 0.11 m

– SANGIHE, Sulawesi Utara (03.59 125.56) 10-10-2025 09:29 WIB 0.16 m

– MOROTAI, Maluku Utara (02.38 128.66) 10-10-2025 09:46 WIB 0.10 m

Baca Juga  Massa Demo Bakar Gedung DPRD Nusa Tenggara Barat

– HALMAHERA BARAT, Maluku Utara (01.67 127.58) 10-10-2025 09:42 WIB 0.05 m

Daryono, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, menjelaskan bahwa pusat gempa terletak sekitar 275 kilometer di arah barat laut Pulau Karatung, yang termasuk dalam wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Kedalaman gempa tercatat sekitar 58 kilometer. “Gempa bumi ini tergolong dangkal dan disebabkan oleh aktivitas subduksi,” ungkap Daryono dalam keterangan tertulisnya.

Berdasarkan data dari BMKG, dampak guncangan gempa paling kuat dirasakan pada skala IV MMI di Tahuna, Pulau Sangihe, Kepulauan Talaud. Pada skala ini, guncangan dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah. Sementara itu, daerah lain seperti Manado merasakan guncangan pada skala II MMI, di mana getaran hanya dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Terkait potensi dampak tsunami, BMKG mengimbau kewaspadaan di beberapa daerah, termasuk Kota Bitung, Minahasa Utara bagian selatan, Minahasa bagian selatan, serta Kepulauan Talaud di Sulawesi Utara. Selain itu, Supiori di Papua juga termasuk dalam wilayah yang perlu waspada. “Kami menyebutnya sebagai tsunami minor,” kata Daryono, mengacu pada potensi tinggi gelombang maksimum yang diperkirakan mencapai 0,5 meter.

Baca Juga  Demo Besar-besaran Ojol: Janji Prabowo Soal Kesejahteraan Driver Terancam?

Daryono menambahkan bahwa daerah yang menerima peringatan dini “waspada” diharapkan untuk segera mengarahkan masyarakat agar menjauhi pantai dan tepi sungai. Tingkat peringatan dini “waspada” ini berbeda dengan “awas” (gelombang lebih dari 3 meter) yang mengharuskan evakuasi menyeluruh, dan “siaga” (gelombang 0,5-3 meter) yang mengindikasikan perlunya evakuasi segera.

Irsyan Hasyim turut serta dalam penulisan artikel ini.

Pilihan Editor: Gempa M7,4 di Laut Filipina Picu Tsunami Minor di Sulawesi Utara

Share :

Baca Juga

Public Safety And Emergencies

Inilah Suasana Rumah Duka Alvaro: Keluarga Sangat Terpukul

Public Safety And Emergencies

Kementerian PUPR Ungkap Detail Evakuasi Korban Ponpes Al Khoziny

Public Safety And Emergencies

Update terakhir korban kebakaran di gedung Terra Drone Jakpus, 22 tewas terdiri dari 7 laki-laki dan 15 perempuan

Public Safety And Emergencies

Mendagri akan evaluasi mitigasi kebakaran pada bangunan usai peristiwa Terra Drone

Public Safety And Emergencies

Direktur Utama PLN Ungkap Penyebab Sementara Pemadaman Listrik Massal di Bali

Public Safety And Emergencies

Tragis! Istri Eks PM Nepal Tewas dalam Kebakaran Rumah Akibat Unjuk Rasa

Public Safety And Emergencies

Ledakan Pamulang: Fakta Terbaru, Penyebab, dan Dampaknya Bagi Warga

Public Safety And Emergencies

Tragedi Pilu Gajah di Malaysia: Induk Berduka, Konflik Manusia-Satwa Terungkap