Breaking News

Home / Finance

Senin, 8 Desember 2025 - 18:54 WIB

Maybank Sekuritas kerek target kinerja dan target saham Astra Otoparts (AUTO)

warta-kota.com  JAKARTA. Saham PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) masih menjadi pilihan saham alias top pick Maybank Sekuritas Indonesia. Target harga saham AUTO bahkan dinaikkan berkat prospek pertumbuhan dan yield yang menarik.

Analis Maybank Sekuritas Indonesia Paulina Margaret menegaskan rekomendasi buy untuk saham AUTO serta mempertahankannya sebagai top pick di sektor otomotif Indonesia. “Kinerja hingga kuartal III 2025 menunjukkan kemampuan perusahaan ini mencatat pertumbuhan laba yang melampaui lemahnya pasar otomotif primer nasional,” terang dia dalam riset 5 Desember 2025.

Untuk itu, Paulina menargetkan harga saham AUTO dinaikkan menjadi Rp 3.200 per saham berbasis valuasi 6,7x P/E di tahun 2026. Per Senin (8/12), harga saham AUTO naik 4,71% dari hari sebelumnya di Rp 2.890 per saham.

Pendapatan dan Laba Astra Otoparts (AUTO) Kompak Naik di Kuartal III-2025

Target tersebut dihitung lantaran margin yang lebih kuat dari ekspektasi, peningkatan kontribusi ekspor dan entitas asosiasi, serta pembaruan valuasi di tahun 2026. “AUTO dinilai menawarkan kombinasi langka berupa pertumbuhan stabil, arus kas kuat, serta imbal hasil pemegang saham yang menarik,” papar Paulina.

Dengan valuasi sekitar 5,6x P/E di tahun 2026 atau 0,6 standar deviasi di bawah rata-rata lima tahun saham AUTO menurut Paulina memberikan potensi dividen menarik sekitar 8%, dengan peluang meningkat seiring fokus Grup Astra pada total shareholder return.

Baca Juga  IHSG terkoreksi 0,12% ke 8.649, cek saham net buy terbesar asing di awal pekan ini

Kendati demikian, Paulina menyebut, risiko tetap ada, seperti pelemahan permintaan global dan domestik serta persaingan agresif dari suku cadang impor.

Meski begitu, Paulina masih percaya memasuki tahun 2026, AUTO tetap mencatat pertumbuhan laba di atas rata-rata sektor, ditopang beberapa faktor utama. Pemulihan produksi otomotif domestik dari basis lemah pada 2024–2025 yang diharapkan mendorong peningkatan volume dan utilisasi pabrik. “Penjualan mobil dan sepeda motor diproyeksikan masing-masing tumbuh 5% secara tahunan di tahun 2026,” ujar dia.

AUTO diperkirakan akan meningkatkan kinerja ekspornya karena para prinsipal alias brand atau produsen utama semakin memindahkan proses produksi ke Indonesia dan menjadikan Indonesia sebagai pusat pembuatan komponen/produk untuk negara-negara lain di Asia.

Selain itu, pabrik prinsipal di Filipina juga sedang menambah kapasitas produksinya agar bisa memenuhi permintaan yang lebih tinggi. Ekspansi ini akan ikut mendorong permintaan terhadap produk AUTO.

Gelar RUPSLB, Astra Otoparts (AUTO) Umumkan Perubahan Komisaris

Baca Juga  Shell Jual Bisnis SPBU: Bimo Wijayanto dan Djaka Budhi Bergabung Kemenkeu

Bisnis suku cadang dan layanan servis AUTO diperkirakan tetap kuat karena jumlah pemilik kendaraan terus bertambah. Apalagi AUTO juga memperluas jaringan bengkel ritel Astra Otoservice yang memberikan margin keuntungan lebih tinggi. Setiap tahun, AUTO berencana membuka 15–20 gerai baru.

Kondisi ini membuat Paulina mengerek pendapatan AUTO di tahun 2026 dan 2027 masing-masing 1,0% dan 2,1%, sementara estimasi laba ditingkatkan 1,3% dan 2,7%, seiring kapasitas lebih tinggi dan perbaikan margin. Target harga juga direvisi naik dari Rp 2.500 menjadi Rp 3.200. Ini sejalan dengan rollover valuasi ke laba tahun 2026 dan penggunaan multiple P/E yang lebih tinggi, yaitu 6,7x (dari sebelumnya 5,7x).

“Hal ini mencerminkan kinerja AUTO yang terus mengungguli pasar otomotif yang menantang, serta pertumbuhan konsisten di seluruh lini bisnisnya,” terang Paulina.

Rincian proyeksi pendapatan AUTO di tahun 2025 menurut Maybank Sekuritas sebesar Rp 20,2 triliun dengan laba bersih Rp 2,14 triliun. Sementara pendapatan dan laba bersih AUTO di tahun 2026 akan mencapai Rp 21,21 triliun dengan laba bersih Rp 2,29 triliun. 

Share :

Baca Juga

Finance

Dana Asing Kabur dari Pasar Saham: Analisis Mendalam Penyebab Utama

Finance

Dana Kopdes Merah Putih Cair: Purbaya Ungkap Jadwal Pencairan Saat Program Siap

Finance

KPK: Dana non-bujeter BJB ada Rp 200 M, diduga turut mengalir ke Ridwan Kamil

Finance

IHSG menguat selektif di tengah Fed cut rate dan perlambatan ekonomi China

Finance

Insanul Fahmi Ungkap Alasan Jatuh Hati pada Inara Rusli: Bukan Sekadar Bisnis!

Finance

Wall Street bergerak tipis setelah data ekonomi AS lebih kuat dari perkiraan

Finance

Luhut Buka Suara: Bantah Keterkaitan dengan Toba Pulp Lestari

Finance

Kantongi Restu Pemegang Saham, FKS Multi Agro (FISH) Akan Stock Split 1:10