Breaking News

Home / Finance

Minggu, 9 November 2025 - 21:52 WIB

Harga Emas Antam Diprediksi Melonjak: Peluang Investasi Minggu Depan?

warta-kota.com – Pergerakan harga emas pada pekan mendatang diprediksi akan cenderung terbatas, seiring dengan pengaruh sentimen global dan dinamika nilai tukar rupiah. Ibrahim Assuaibi, seorang pengamat pasar komoditas, menyampaikan bahwa fluktuasi harga emas diperkirakan akan berada dalam koridor moderat, baik untuk pasar internasional maupun pasar domestik.

Menurut Ibrahim, secara teknikal, level support pertama untuk harga emas berada di angka 99,35. Jika terjadi pelemahan lebih lanjut, harga berpotensi menembus level support kedua di 99,15. Sementara itu, potensi penguatan harga diperkirakan akan mengarah ke resistance pertama di 99,73, dan selanjutnya menuju resistance kedua mendekati USD 100.

Pada Sabtu pagi, harga emas dunia tercatat sebesar USD 4.001,30 per troy ounce. Ibrahim memperkirakan bahwa pergerakan harga emas global pada pekan depan akan berada dalam rentang antara USD 3.887 hingga USD 4.133 per troy ounce.

Lisa Mariana Ditetapkan Tersangka Video Syur, Polisi: Ia Mengakui Merekam Sendiri

“Apabila terjadi penurunan, support pertama berada di 3.994 dan support kedua di 3.887. Sebaliknya, jika harga menguat, resistance pertama berada di 4.063 dan resistance kedua di USD 4.133 per troy ounce,” urai Ibrahim dalam keterangannya pada hari Minggu (9/11).

Baca Juga  Barito Pacific: Bantah Rencana IPO Griya Idola dalam Waktu Dekat

Sementara itu, harga logam mulia di dalam negeri ditutup pada level Rp2.299.000 per gram pada akhir pekan yang lalu. Ibrahim memperkirakan bahwa harga emas di Indonesia berpotensi bergerak dalam kisaran Rp2.200.000 hingga Rp2.390.000 per gram sepanjang pekan depan.

“Jadi, kemungkinan dalam transaksi selama satu minggu ke depan, harga emas berpotensi mencapai level tertinggi di Rp2.200.000. Untuk potensi kenaikan, resistance pertama berada di Rp2.320.000 pada hari Senin. Dalam jangka waktu satu minggu, kemungkinan besar harga bisa mencapai Rp2.390.000,” jelasnya.

Ibrahim menambahkan bahwa rentang harga emas dunia pada pekan depan diperkirakan akan berada antara USD 3.837 per troy ounce hingga USD 4.133 per troy ounce. Ia menekankan bahwa dinamika pasar akan terus dipengaruhi oleh isu-isu makroekonomi global serta sentimen nilai tukar rupiah.

“Kemudian, untuk harga emas dunia, perkiraan rentang pergerakannya dalam satu minggu adalah antara USD 3.837 per troy ounce hingga USD 4.133 per troy ounce,” tutupnya.

Sebelumnya, berdasarkan laporan dari Reuters, harga emas dunia mengalami kenaikan akibat melemahnya nilai dolar AS dan ketidakpastian terkait penutupan sebagian operasional pemerintah AS, yang meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven. Sementara itu, indeks Wall Street diperkirakan akan mengalami penurunan mingguan yang signifikan.

Baca Juga  Dow Jones Cetak Rekor: Wall Street Bergairah Sambut Berakhirnya Shutdown Pemerintah

Harga emas spot mengalami kenaikan sebesar 0,7 persen menjadi USD 4.005,21 per troy ounce, sedangkan harga emas berjangka AS untuk pengiriman bulan Desember naik sebesar 0,5 persen dan ditutup pada USD 4.009,80 per troy ounce.

Pasar saham yang didominasi oleh sektor teknologi bersiap untuk menghadapi penurunan mingguan terbesar dalam tujuh bulan terakhir, seiring dengan kekhawatiran investor mengenai keberlanjutan reli saham yang terkait dengan kecerdasan buatan. Nilai Dolar AS (.DXY) mengalami penurunan, membuat emas batangan yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lainnya.

Emas sering dianggap sebagai instrumen lindung nilai (hedging) di tengah ketidakpastian ekonomi, dan sebagai aset yang tidak menghasilkan imbal hasil, emas cenderung lebih menarik dalam lingkungan suku bunga rendah. Karena penutupan operasional pemerintah AS menunda penerbitan laporan penggajian non-pertanian bulanan, para pelaku pasar beralih ke data dari sektor swasta yang menunjukkan adanya pengurangan lapangan pekerjaan pada bulan Oktober, sebagai acuan untuk mengukur kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve pada tahun ini.

Share :

Baca Juga

Finance

Panduan Lengkap: Jenjang Karir Perbankan dan Estimasi Gaji Terbaru

Finance

Dana Asing Kabur dari Pasar Saham: Analisis Mendalam Penyebab Utama

Finance

Divestasi 12% saham Freeport untuk Indonesia masuk finalisasi

Finance

Iwan Setiawan Lukminto, Bos Sritex, Resmi Tersangka Kasus Korupsi Kredit Bank

Finance

Tips Bengkel: Periksa Hal Ini Sebelum Beli Ford Fiesta Bekas

Finance

8 Program Paket Ekonomi 2025 Diluncurkan Pemerintah: Simak Detailnya!

Finance

Anggaran MBG Melonjak 371 Persen: Kemenkeu Ungkap Alasan Peningkatan Signifikan

Finance

Rebound Properti: Saham-Saham Unggulan Rekomendasi Analis