Breaking News

Home / Sports

Minggu, 4 Mei 2025 - 06:22 WIB

Dejan/Fadia Ungkap Penyebab Kegagalan di Semifinal Piala Sudirman 2025

warta-kota.com – , Jakarta – Ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti, harus mengakui keunggulan pasangan Korea Selatan, Seo Seung Jae/Chae Yu Jung, di babak semifinal Piala Sudirman 2025. Kekalahan dengan skor 10-21, 15-21 membuat Indonesia tertinggal 0-1.

Bertanding di Lapangan 1 Xiamen Fenghuang Gymnasium, Sabtu, 3 Mei 2025, Dejan/Fadia tertinggal sejak awal game pertama. Skor 1-5 dan 4-11 saat jeda menjadi indikasi kesulitan mereka. Lawan kemudian menambah enam poin beruntun, memperlebar jarak hingga 8-19 sebelum akhirnya menutup game dengan skor 10-21.

Game kedua menunjukkan upaya bangkit dari Dejan/Fadia, memimpin sementara 5-3. Namun, Seo/Chae kembali mengambil alih, unggul 6-11 hingga interval. Setelah jeda, tiga poin tambahan bagi pasangan Korea memastikan kemenangan mereka dengan skor akhir 15-21.

Baca Juga  Janice Tjen & Aldila Sutjiadi: Raih Hadiah US Open 2025 Setara Juara Bulu Tangkis

Dejan mengakui keunggulan permainan Seo Seung Jae dan Chae Yu Jung, baik secara individu maupun sebagai pasangan. Kerja sama yang solid dan pola permainan yang sudah terbentuk menjadi kunci keberhasilan mereka. “Mereka sudah punya pola sendiri, sudah terbentuk dan itu menjadi modal mereka,” ujar Dejan, seperti dikutip dari PBSI.

Meskipun bermain agresif dan berusaha menerapkan strategi yang telah direncanakan, Dejan/Fadia kesulitan menembus pertahanan lawan. Kecepatan dan kualitas permainan Seo/Chae, terutama pada servis dan pengembalian servis, menjadi kendala utama. “Mereka punya kecepatan dan kelebihan di bola-bola awal, servis, terima servis dan pembukaan sangat baik. Mereka bisa langsung mendapat pola serangan. Itu yang menyulitkan kami,” jelasnya.

Baca Juga  Suporter Persib Dilarang Berbiru: Aturan Aneh Lawan Lion City Sailors di ACL 2!

Dejan menekankan perlunya evaluasi dan peningkatan performa bagi dirinya dan Fadia setelah kekalahan ini. Meskipun hanya terpaut satu peringkat di bawah Seo/Chae (peringkat 67 berbanding 66), Dejan/Fadia masih perlu memperbaiki beberapa aspek permainan. “Pola permainan, kebiasaan, dan rotasi kami masih sering salah. Masih harus terus ditingkatkan,” pungkas Dejan.

Pilihan Editor: Kiromal Katibin dan Adi Asih Kadek Raih Perunggu di Piala Dunia Panjat Tebing 2025 Bali

Share :

Baca Juga

Sports

Ironi: Malaysia Raih Penghargaan AFC, Gagal ke Piala Asia U-17

Sports

Arne Slot & Guardiola Bereaksi: Liverpool, Man City Tumbang!

Sports

PSS Sleman Taklukkan Persija, Persis Solo Berbagi Poin: Rekap Lengkap Liga 1

Sports

JuniorGP Catalunya 2025: Veda dan Ramadhipa Gemilang, Pembalap Malaysia Tertinggal

Sports

Erick Thohir Ungkap Kejutan Soal Kontrak Shin Tae-yong di Timnas

Sports

Kehilangan Pemain Langka: Gary Neville Puji Keunikan Tijjani Reijnders di Timnas Indonesia

Sports

Mafia Sepak Bola Indonesia: Andre Rosiade Desak Erick Thohir Bersihkan JN dan P

Sports

Kebiasaan Jay Idzes di Timnas Indonesia bikin rekan setim dan Sassuolo terbantu saat hajar Fiorentina