
warta-kota.com – Sebuah sanksi keras dijatuhkan oleh Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL): klub Argentina, Atletico Independiente, didiskualifikasi dari turnamen Copa Sudamericana.
Keputusan tegas dari CONMEBOL ini merupakan respons atas insiden kerusuhan antar pendukung yang mencoreng pertandingan babak 16 besar Copa Sudamericana antara Independiente dan Universidad de Chile.
Pertandingan yang ternoda oleh kericuhan tersebut dilangsungkan di Stadion Libertadores de America, Avellaneda, Buenos Aires, Argentina, pada hari Kamis, 21 Agustus lalu.
Timnas Argentina vs Venezuela: Laga Perpisahan Lionel Messi dengan La Albiceleste di Kualifikasi Piala Dunia Zona Conmebol
Berdasarkan laporan dari AP News dan pengumuman resmi di situs web CONMEBOL, sanksi diskualifikasi terhadap Independiente telah resmi diputuskan.
“Komisi Disipliner CONMEBOL dengan ini menyatakan diskualifikasi Club Atletico Independiente dari keikutsertaan dalam edisi Copa Sudamericana tahun 2025, serta tanpa pengecualian untuk partisipasi di kompetisi-kompetisi mendatang.”
Pihak berwenang setempat mengumumkan bahwa lebih dari seratus suporter telah diamankan, dan dua puluh orang mengalami luka-luka, dengan satu orang dilaporkan berada dalam kondisi kritis akibat dampak dari kerusuhan tersebut.
Sebagai tambahan, Independiente diwajibkan membayar denda sebesar EUR 250 ribu, atau sekitar Rp 4,7 miliar berdasarkan nilai tukar pada hari Jumat (5/9). Mereka juga harus memainkan pertandingan kandang berikutnya tanpa kehadiran penonton di stadion.
Lebih lanjut, otoritas sepak bola regional juga menetapkan bahwa Universidad de Chile berhak melaju ke babak perempat final Copa Sudamericana, di mana mereka akan bertemu dengan Alianza Lima dari Peru.















