Breaking News

Home / Finance

Sabtu, 15 November 2025 - 00:53 WIB

CEO Indosat (ISAT) Vikram Sinha Tambah Kepemilikan Saham

warta-kota.com JAKARTA. Kabar terbaru dari PT Indosat Tbk (ISAT): Vikram Sinha, sang Direktur Utama alias Chief Executive Officer (CEO), memperluas investasinya dengan menambah kepemilikan sahamnya. Aksi korporasi ini terekam pada tanggal 7 November 2025.

Dalam pengungkapan informasi resmi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari Jumat (14/11), Vikram Sinha menjelaskan bahwa dirinya telah mengakuisisi sebanyak 2,37 juta lembar saham. Pembelian saham ini dilakukan melalui serangkaian lima transaksi terpisah, dengan harga yang bervariasi. Lebih detailnya, transaksi pertama terjadi pada harga Rp 1.995 per saham, transaksi kedua pada Rp 2.000, transaksi ketiga pada Rp 2.120, transaksi keempat pada Rp 2.130, dan transaksi kelima pada harga Rp 2.150 per saham.

Baca Juga  Gaji Rata-Rata 17 Provinsi Indonesia Masih di Bawah UMP: Temuan Terbaru Next Indonesia

Intip Rekomendasi Saham Indosat (ISAT), Kinerja Turun di Semester I-2025

Sebagai hasil dari transaksi tersebut, kepemilikan saham Vikram Sinha di ISAT mengalami peningkatan signifikan, menjadi total 11,17 juta lembar saham yang setara dengan 0,034% hak suara. Sebelumnya, kepemilikannya tercatat sebanyak 8,8 juta lembar saham atau setara dengan 0,027%.

Baca Juga  JP Morgan Prediksi IHSG 10.000: Analisis Lengkap dan Faktor Pendorong

Menurut keterangan Vikram Sinha, transaksi pembelian saham ini merupakan bagian dari strategi investasi jangka panjangnya. Perlu diketahui, harga saham ISAT mengalami penurunan sebesar 2,86% menjadi Rp 2.040 per saham pada hari Jumat (14/11). Secara keseluruhan, sepanjang tahun ini, harga saham ISAT telah terkoreksi sebesar 14,29%.

Share :

Baca Juga

Finance

IHSG menguat tipis ke 8.678,3 di sesi pertama, top gainers LQ45: INCO, ADRO, MBMA

Finance

KPK: Dana non-bujeter BJB ada Rp 200 M, diduga turut mengalir ke Ridwan Kamil

Finance

HYBE Lepas Saham SM Entertainment ke Tencent Music: Transaksi Rp 2,8 Triliun

Finance

KTT APEC Dibuka: Peluang Emas Redam Ketidakpastian Ekonomi Global?

Finance

PLN Amankan Pasokan Listrik Sumatera dengan Gas Andaman

Finance

Renovasi Ponpes Al Khoziny: Bisakah APBN Digunakan Tanpa Melanggar Aturan?

Finance

Stockpick Kiwoom Sekuritas: Daftar Rekomendasi Saham Terbaik Kuartal IV 2025

Finance

Donald Trump Picu Kekhawatiran, Wall Street Terjun Bebas!