Breaking News

Bencana Hidrometeorologi Ganggu Pelayanan Perumda Tirta Solok Nan Indah, 6.181 Pelanggan Terdampak

Solok, Warta-kota.com.- Bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Solok memberikan dampak signifikan terhadap pelayanan air bersih Perumda Tirta Solok Nan Indah. Kerusakan terjadi pada berbagai infrastruktur Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), mencakup pipa transmisi, pipa distribusi, bronchaptering, intake, hingga Instalasi Pengolahan Air (IPA).

Akibat kejadian ini, sebanyak 6.181 Sambungan Rumah (SR) mengalami gangguan suplai air minum dan membutuhkan penanganan segera.

Lima kecamatan tercatat sebagai wilayah terdampak terparah, yakni Kubung, X Koto Singkarak, Junjung Sirih, Lembang Jaya, dan Gunung Talang. Sejumlah kawasan pemukiman padat seperti Koto Baru, Kubang Gajah, Saniang Baka, Paninggahan, Bukit Sileh, Jawi-Jawi, dan Guguk turut merasakan dampak gangguan tersebut.

Menindaklanjuti situasi ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Solok sekaligus Dewan Pengawas Perumda Tirta Solok Nan Indah, Medison, menggelar rapat terbatas bersama Direktur Perumda, Asisten Ekbang, Dinas PUPR, dan Bagian Perekonomian untuk merumuskan langkah-langkah percepatan pemulihan, Selasa 2/12/2025 di samping posko utama.

Baca Juga  Menuju Peringatan Hari Kemerdekaan RI Ke 80 ; Polres Meranti Bagikan Bendera Merah Putih Kemasyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Medison menegaskan bahwa pemerintah daerah bergerak cepat untuk memastikan layanan air bersih dapat kembali normal.

“Bencana ini memberikan dampak yang cukup besar terhadap infrastruktur SPAM kita. Pemerintah daerah bersama Perumda langsung mengambil langkah strategis agar masyarakat tidak terlalu lama mengalami gangguan layanan. Kami meminta seluruh jajaran terkait untuk bekerja cepat, tepat, dan terkoordinasi” ujar Medison.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah akan mendukung penuh kebutuhan teknis maupun administratif selama proses pemulihan berlangsung.
“Kita pastikan setiap kerusakan diinventarisir dengan jelas, termasuk kewenangan perbaikannya, agar penanganan bisa dilakukan secara efektif. Yang terpenting, kebutuhan dasar masyarakat tetap terjamin,” tegasnya.

Baca Juga  Miris!!! Akses pintu keluar masuk Sekolah SDN 2 Cikande ditutupi lapak awning baja ringan, murid minta Satpol-PP membongkarnya.

Adapun langkah percepatan yang disepakati dalam rapat tersebut meliputi:

1. Memanfaatkan instalasi yang masih berfungsi untuk mempercepat pemulihan distribusi air.

2. Menginventarisasi tingkat kerusakan (ringan, sedang, berat) sekaligus memetakan kewenangan perbaikan antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat melalui BWS.

3. Menyampaikan informasi resmi kepada masyarakat melalui kecamatan, nagari, dan media sosial Perumda Tirta Solok Nan Indah.

4. Mengusulkan penyediaan 18 unit tandon air (tedmon) pada titik-titik terdampak sebagai bagian dari tanggap darurat.

5. Berkoordinasi dengan asosiasi pengusaha penyedia air baku untuk membantu suplai air sementara bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Solok dan Perumda Tirta Solok Nan Indah memastikan pemulihan infrastruktur dan layanan air bersih akan terus dipercepat, agar masyarakat dapat kembali menikmati layanan secara normal dalam waktu dekat.**(PB07)

Share :

Baca Juga

Daerah

Progres Hukum Desa Mekarjaya Kecamatan Panggarangan Sedang Dalam Tahap Audit Inspektorat Lebak.

Berita Utama

Bupati Solok Menghadiri Wisuda Tahfiz Gugus 1 Talang Di Mesjid Agung Al – Munawarah

Daerah

Mobil Dengan Tangki Siluman Disergap Polisi, Terduga Pelaku Mengaku Untuk Berjualan

Banten

Ditlantas Polda Banten Akan Menerbitkan SIM C1 Bagi Pemotor Berkapasitas Mesin 250cc Hingga 500cc Berikut Caranya!!

Berita Utama

Antrian Pengambilan Obat di RSUD Arosuka Dikeluhkan Warga, Bisa Berjam-jam

Berita Utama

Bupati Solok Resmikan Launching Perdana Pembayaran PBB P2 Tahun 2025

Berita Utama

Aksi Kamisan Semarang Mengecam Keterlibatan Oknum Wartawan Dalam Upaya Penghapusan Fakta Peristiwa Penembakan Gamma

Berita Utama

Safari Subuh di Koto Gaek Guguk, Wakil Bupati Solok Serap Aspirasi dan Serahkan Bantuan Rp15 Juta