SolokWarta-kota.com.- Masyarakat Kabupaten Solok mengeluhkan lambannya pelayanan pengambilan obat di apotek RSUD Arosuka. Sejumlah pasien dan keluarga pasien mengaku harus mengantre hingga berjam-jam untuk mendapatkan obat, padahal obat tersebut sangat dibutuhkan untuk kelanjutan pengobatan.
Keluhan ini disampaikan oleh beberapa warga yang merasa pelayanan di bagian apotek rumah sakit tidak sebanding dengan pelayanan di unit lain yang dinilai lebih lancar. Mereka mempertanyakan penyebab lamanya antrean tersebut.
“Kami melihat pelayanan di bagian lain berjalan cukup cepat, tapi saat pengambilan obat justru sangat lama. Kami ingin tahu apa masalahnya, apakah obatnya tidak tersedia atau jumlah petugasnya kurang” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Selasa 3/2/2026
Menurut masyarakat, kondisi ini sangat memberatkan, terutama bagi pasien lanjut usia, anak-anak, dan pasien dengan kondisi kesehatan tertentu yang membutuhkan obat segera. Antrean panjang juga dinilai menambah kelelahan bagi pasien setelah menjalani pemeriksaan medis.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Solok, khususnya Bupati Solok, dapat memberikan perhatian serius terhadap permasalahan ini. Mereka meminta agar pelayanan kesehatan, terutama di RSUD Arosuka, dapat ditingkatkan secara menyeluruh tanpa diskriminasi.
“Kami tidak menuntut berlebihan, hanya berharap pelayanan kesehatan yang baik dan manusiawi untuk seluruh masyarakat Kabupaten Solok tanpa terkecuali” tambah warga tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD Arosuka belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan masyarakat mengenai lambannya pelayanan pengambilan obat di apotek rumah sakit.**(PB07)
















