Breaking News

Home / Berita Utama / Semarang

Jumat, 13 Desember 2024 - 02:45 WIB

Aksi Kamisan Di Depan Mapolda Jawa Tengah, tuntut Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar Dicopot Atas Dugaan Obstruction Of Justice

Warta-kota.com || Semarang – Aksi Kamisan yang di gelar di depan Mapolda Jawa Tengah pada hari Kamis (12/12/2024) sore.

Aksi Kamisan ini menyuarakan pencopotan Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar.

Mengenakan baju warna hitam dan membawa payung berwarna hitam, peserta aksi juga membentangkan poster dengan tulisan, Keadilan Untuk Gamma, Robig Tidak Bercerita Tiba-Tiba Tembak Siswa, Hukum Berat Polisi Pembunuh, Kerja Polisi Pamer Prestasi Lupa Evaluasi, Robig Betah Isin Dipecat Malah Banding, Robig Tak Tahu Malu, Dipecat, Banding.

Dalam orasinya peserta aksi menyuarakan adanya fitnah, narasi menyesatkan, rekayasa yang dilakukan oleh Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar terkait peristiwa penembakan siswa SMKN 4 Semarang yang dilakukan oleh Aipda Robig Zaenudin.

“Kita tidak habis pikir, seorang Kapolrestabes memberikan keterangan yang menggiring opini masyarakat bahwa penembakan dilakukan karena terkait melerai adanya tawuran.

Baca Juga  Posko Utama Kabupaten Solok Kembali Salurkan Bantuan Sembako ke Nagari Terdampak Bencana

Koordinator Aksi Kamisan Fathul Munif mengatakan, perlu dilakukan evaluasi besar-besaran di dalam institusi polri.

“Peristiwa ini menunjukkan perlu adanya reformasi di kepolisian. Evaluasi besar-besaran. Kapolrestabes Semarang harus dicopot dari jabatannya karena melakukan upaya menghalang-halangi dan memanipulasi fakta-fakta kejadian penembakan Gamma yang dilakukan oleh anak buahnya bahkan keluarga Gamma juga mendapatkan intimidasi agar tidak memperpanjang kasus ini,” serunya dalam orasinya.

Turut juga hadir dalam Aksi Kamisan, Basa Basuki, seorang pegiat seni.

Dalam orasinya, Ia membandingkan kasus penembakan Gamma dengan kasus Gus Miftah yang mengolok-olok penjual es teh.

“Kasus Gus Miftah yang mengolok-olok penjual es teh tidak menghilangkan nyawa. Akan tetapi tindakan ini menggugah hati nurani kita semua. Maka akan menjadi ironi apabila penembakan yang dilakukan oleh oknum polisi hanya menjadi berita kecil saja. Hal ini sangat menusuk hati nurani saya,” serunya.

Baca Juga  Gerak Cepat Antri Sopen, 13 Titik Irigasi Rusak di Saniang Baka Didorong Hingga Pusat

Peserta Aksi Kamisan mengecam tindakan Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar yang mengaburkan fakta-fakta kejadian penembakan. Gamma disebut sebagai anggota gangster dan melakukan penyerangan terhadap Aipda Robig.

“Kita menuntut agar Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar dicopot dari jabatannya karena telah melakukan upaya menghalang-halangi dalam kasus pembunuhan ini,” ujarnya.

Peserta Aksi Kamisan juga membacakan puisi yang menyuarakan kondisi di kepolisian yang saat ini sudah tidak sesuai dengan slogannya yaitu melayani, melindungi, dan mengayomi.

(Yulius)υ

Share :

Baca Juga

Berita Utama

H. Candra Wakil Bupati Solok Tegaskan Nol Toleransi bagi Pelaku Penyakit Masyarakat

Berita Utama

Sekda Medison Menyampaikan Tanggapan Pemerintahan Daerah Terkai Kisruh Alahan Panjang Resort

Berita Utama

Bupati Solok Jon Firman Pandu Bersama Istri Serahkan Bantuan Bedah Rumah di Nagari Air Dingin

Berita Utama

Karyawan PT SPRH Minta Bupati Tinjau Ulang kembali, Nasib Karyawan BUMD PT SPRH Yang dirumahkan

Berita Utama

Wakil Bupati Solok H. Candra, S. H. I. Dilantik Menjadi Ketua DPD PKS Kabupaten Solok Periode 2025 – 2030

Berita Utama

Fenomena Kepala Desa Menjadi Pengurus Ormas/LSM: Sebuah Tinjauan Analisa

Berita Utama

H. Sulaiman Resmi Menjabat Sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Rokan Hilir

Berita Utama

Kasus LW, Dakwaan Penuntut Umum Mengenai Dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang Terbantahkan