Breaking News

Home / News

Kamis, 17 Oktober 2024 - 09:17 WIB

Konferensi Pers Penanganan Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian diduga berkebangsaan Thailand

Konferensi Pers Penanganan Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian diduga berkebangsaan Thailand

PEKANBARU – Jajaran kantor wilayah Kemenkumham Provinsi Riau beserta Kantor Imigrasi kelas I TPI Dumai dan Direktorat Jendral Imigrasi Dumai menyelenggarakan kegiatan Konferensi Pers terkait Penanganan dugaan Tindakan Pidana ke imigrasian yang dilakukan oleh 2 orang Warga Negara Asing (WNA) diduga berkebangsaan Thailand, Kamis( 17/10/24). Ruang Aula Kanwil Kemenkumham Riau, jalan Sudirman.

Dalam pemaparan Kakanwil Kemenkumham Riau ,Budi Argap Situngkir menjelaskan pada hari Rabu (2/ 10/24) sekitar pukul 15.00 inisial JJ diduga WNA mengajukan Permohonan Paspor RI di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai, lalu petugas loket Pelayanan Paspor Subseksi Lalu Lintas Keimigrasian menerima berkas permohonan JJ.

Dikatakan Budi Argap, Dari hasil wawancara singkat, JJ tidak bisa menyanyikan lagu Indonesia Raya dan melafalkan Pancasila, setelah di dalami petugas JJ mengaku sebagai Warga negara Thailand.

Baca Juga  SPORTY Indonesia Apresiasi Dibukanya Kembali Gembok Kantor KONI Sumbar

JJ mengakui bahwa dia masuk ke Indonesia melalui jalur ilegal dari Thailand ke Malaysia melalui jalur darat, lalu dari Malaysia ke Batam melalui jalur laut menggunakan Speedboat.

Terduga telah melanggar pasal 126 huruf (c) Tahun 2011 tentang keimigrasian, yaitu memberikan data yang tidak benar untuk memperoleh dokumen perjalanan RI bagi dirinya sendiri atau orang lain dipidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak 500juta Rupiah, ucap Budi

Sedangkan, TK selaku ibu JJ terduga berkewarganegaraan Thailand diamankan ketika mengunjungi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai Pada tanggal 5 Oktober 2024, TK hadir untuk mengunjungi anaknya JJ dalam Pemeriksaan oleh petugas imigrasi, TK dikenakan pasal 9 UU No 6 tahun 2011 tentang keimigrasian, yaitu bahwa setiap orang yang masuk atau keluar wilayah Indonesia wajib melalui pemeriksaan dokumen yang dilakukan oleh pejabat imigrasi di tempat pemeriksaan Imigrasi.

Baca Juga  Demi Terwujudnya Wilayah Bebas Halinar, Lapas Pancur Batu Kanwil Kemenkumham Sumut Gelar Razia Rutin Kamar Hunian WBP

Selanjutnya, Kami menyerahkan terduga kepada Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian di Jakarta guna memudahkan tindak lanjut dan Koordinasi dengan Kedubes Thailand dalam menentukan status kewarganegaraan dan status hukum yang bersangkutan.

Turut dihadiri, Kakanwil Kemenkumham Riau, Budi Argap Situngkir, Kadiv Administrasi Johan Manurung, Kakanim Dumai, Ditjen Imigrasi Kadivim dan jajaran Kemenkumham

Sumber : Team Biawak

Share :

Baca Juga

Berita Utama Daerah

GRIB Jaya Deli Serdang Dan PAC Tanjung Morawa Siap Menangkan Yusuf Siregar

News

PLT Kepala Rutan Pekanbaru Lepas Mahasiswa UIN Yang Telah Selesai Melaksanakan

News

Banjir Serang 2026 dan Krisis Tata Kelola Perkotaan: Kegagalan Struktural dalam Penataan Wilayah dan Perlindungan Lingkungan

News

Pemkab Solok Gelar Gerakan Pangan Murah, Jaga Stabilitas Harga Dan Daya Beli Masyarakat

Berita Utama

Diduga Dapat Izin dari Penegak Hukum, Mesin Tembak ikan Star Bebas Beroperasi.

News

Media Sosial dan Politik: Antara Harapan, Konflik, dan Tantangan Global

News

Minim Pengawasan PUPR Kabupaten Solok, Banyak Proyek Diduga Abaikan Transparansi

News

Ratusan PETI Kembali Marak di Cerenti, Ketua Pemuda Lira Riau Desak Kapolres Kuansing Tegas