Breaking News

Home / Finance

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:51 WIB

Aturan ETF emas siap meluncur kuartal I-2026, MI bersiap bikin produk

warta-kota.com – JAKARTA. Regulasi ETF emas akan terbit pada kuartal pertama tahun 2026. Sembari menunggu aturan terbit, sejumlah manajer investasi tengah melakukan persiapan memberi layanan investasi ETF emas. 

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi mengatakan aturan berupa Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) tentang ETF emas diharapkan akan terbit pada kuartal I – 2026.  “Iya benar kelihatannya kuartal 1 (2026) ya,” ujar Inarno kepada Kontan, Rabu (10/12/2025). 

Salah satu manajer investasi yang tengah mempersiapkan peluncuran ETF emas adalah PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI). Perusahaan ini menargetkan peluncuran Reksadana Bursa (RDB) Syariah berbasis emas atau ETF emas pada tahun depan. 

Baca Juga  Bapanas Resmi Tingkatkan Harga Eceran Tertinggi Beras Medium: Simak Rincian Lengkapnya

IHSG Berpotensi Menguat Terbatas pada Kamis (11/12), Simak Rekomendasinya

Produk ini menggunakan emas fisik murni yang tersimpan di Bullion Bank dan memenuhi prinsip syariah sesuai Fatwa DSN MUI No. 163/DSN-MUI/VII/2025.

Direktur Mandiri Investasi, Ernawan Rahmat Salimsyah, menyatakan, RDB Emas Syariah dirancang untuk efisiensi, transparansi, dan mengikuti dinamika harga emas domestik maupun global dengan biaya per unit penyertaan yang kompetitif.

“RDB Emas Syariah ini menjadi solusi investasi modern dibandingkan menyimpan emas fisik. Produk ini mudah ditransaksikan, transparan, dan relevan bagi investor yang mencari instrumen safe haven atau diversifikasi portofolio,” kata Ernawan, Selasa (9/12/2025).

Baca Juga  IHSG Melonjak! SSIA, SCMA, BUMI Pimpin Kenaikan LQ45 Sesi Pertama

Selain MMI, BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) juga tengah menyiapkan ETF emas melalui kolaborasi dengan Pegadaian, CIMB Niaga, dan Mandiri Sekuritas. 

Dalam kerja sama ini, BRI-MI bertindak sebagai manajer investasi, Pegadaian sebagai penyedia dan kustodian emas, CIMB Niaga sebagai bank kustodian, serta Mandiri Sekuritas sebagai dealer partisipan. 

Kolaborasi ini membentuk rantai layanan investasi emas terintegrasi, mulai dari penyediaan, penyimpanan, hingga mekanisme perdagangan di pasar modal.

“ETF emas memberikan pilihan baru bagi investor untuk mendapatkan eksposur atas emas melalui mekanisme bursa,” kata Direktur Utama BRI-MI, Tina Meilina.

ETF Emas Berpotensi Ramai Peminat, Tapi Tantangan Pajak Masih Membayangi

Share :

Baca Juga

Finance

Rupiah Terancam Melemah Lagi Rabu, 20 Agustus 2025: Sentimen Penting yang Perlu Diwaspadai

Finance

5 Kebiasaan Hemat Bill Gates: Rahasia Miliarder yang Mengejutkan

Finance

Wall Street Naik Jelang Rapat The Fed: Tesla & Alphabet Terbang Tinggi

Finance

Prediksi IHSG Pekan Ini: Rekomendasi Saham dan Antisipasi Libur Awal Pekan

Finance

KTT APEC Dibuka: Peluang Emas Redam Ketidakpastian Ekonomi Global?

Finance

Gangguan BCA Mobile: Nasabah Kesulitan Transaksi Keuangan

Finance

Pegadaian Raup Laba Fantastis Rp 5,6 Triliun Berkat Ekosistem Emas

Finance

Rupiah Menguat Signifikan: Sentuh Rp 16.635 Per Dolar AS, Imbas Penguatan Pasar Asia!