Breaking News

Home / Society Culture And History

Selasa, 4 November 2025 - 20:52 WIB

Ruth Sahanaya Rilis Single Spesial Rayakan 40 Tahun Berkarier

Penyanyi legendaris, Ruth Sahanaya, merayakan perjalanan kariernya yang gemilang selama 40 tahun di industri musik Indonesia. Perayaan ini ditandai dengan peluncuran single terbarunya yang bertajuk “Sebaris Lirik Cinta”. Lagu indah ini dirilis bertepatan dengan Konser 40 Tahun Simfoni Dari Hati Ruth Sahanaya Surabaya, sebuah acara megah yang akan digelar di Surabaya Convention Center pada 25 Oktober 2025.

Pilihan Editor: Wawancara Eksklusif Ruth Sahanaya: Tentang Konser Spektakuler dan Dinamika Penyanyi Masa Kini

Setelah sukses menggandeng Tohpati sebagai pengarah musik dalam konser di Jakarta dan Surabaya, kali ini sang diva memilih pendekatan yang berbeda. Untuk lagu terbarunya, Ruth mempercayakan penulisan lagu dan komposisi kepada musisi muda berbakat, Koko Iryawansyah, serta Bowo Soulmate sebagai pengarah vokal.

Ruth Sahanaya senantiasa merasakan kedekatan dengan perkembangan musik Indonesia yang terus menghadirkan inovasi dan warna-warna baru. Menurutnya, penting untuk beradaptasi dengan tren musik terkini, namun tanpa mengorbankan identitas dan ciri khas yang telah melekat pada dirinya.

Tak Berhenti Mencipta Karya

Baca Juga  Kisah Tak Terduga Paus Leo XIV di Papua Tahun 2003: Misi dan Aktivitasnya

Selama empat dekade berkiprah sebagai penyanyi profesional, Ruth Sahanaya telah menorehkan prestasi gemilang dengan belasan album studio dan sederet lagu hits yang melegenda. Karya-karyanya tetap dicintai dan dinikmati lintas generasi. Meskipun demikian, pelantun tembang “Keliru” ini tidak lantas berpuas diri. Ia terus bersemangat untuk berkarya dan menghasilkan karya-karya baru yang segar. “Ini adalah wujud pertanggungjawaban Uthe dalam menjalankan profesinya,” ungkap Jeffry Waworuntu, produser sekaligus suami tercinta.

Ruth menjelaskan bahwa “Sebaris Lirik Cinta” dikemas dengan sentuhan musik City Pop. Genre yang populer di era 1970-an dan 1980-an ini kembali digemari karena memadukan unsur funk, jazz, dan R&B. “Lagunya santai, tapi tetap groovy. Saya menyanyikannya dengan gaya yang berbeda dari biasanya. Mungkin tidak seakrobatik vokal seperti yang sering saya lakukan. Tapi, saya sangat menikmati prosesnya,” tutur Ruth.

Pada era 1980-an di Indonesia, musisi dan penyanyi seperti Chris Kayhatu atau Rien Djamain dikenal dengan lagu-lagu yang groovy, santai, dan tetap memorable hingga saat ini. Lagu-lagu pop dengan sentuhan jazz fusion dan bossanova menjadi bagian dari kreativitas musisi sekaligus interpretasi khas dari sang penyanyi.

Baca Juga  Bongkar Paksa Bangunan Atalarik Syah: Kronologi Lengkap Sengketa Tanah

Berusaha Selaras dengan Era Kontemporer

Menurut Ruth, single terbarunya ini adalah bentuk respons terhadap tantangan dari dirinya sendiri. Ia menggandeng komposer muda dengan harapan karyanya tetap relevan dan terhubung dengan selera musik masa kini. “Saya selalu antusias dan terbuka untuk berkolaborasi dengan para musisi muda, generasi milenial yang kreatif,” ujarnya.

“Saya belajar untuk merendahkan ego. Bernyanyi dengan lebih santai dan banyak menggunakan low tone,” jelasnya. Ruth berharap dapat memberikan warna baru bagi industri musik dengan menyajikan karya yang santai dan apa adanya.

Selama empat dekade berkarier, Ruth Sahanaya telah melakukan berbagai eksplorasi dalam bermusik, terutama dalam teknik vokal. “Saya ingin bernyanyi dengan sederhana, namun tetap membekas di hati para pendengar,” pungkasnya.

Pilihan Editor: Rahasia 3 Diva Tetap Mempesona di Panggung Musik Indonesia: Sebuah Analisis

Share :

Baca Juga

Society Culture And History

Jelajahi 5 Destinasi Wisata Kaya Budaya Indonesia

Society Culture And History

Atalarik Syach Tersandung Sengketa Tanah, Reaksi Tak Terduga Soal ‘Karma’ Tsania Marwa

Society Culture And History

Ribuan Pengemudi Ojol Demo Besar-besaran di Patung Kuda Jakarta

Society Culture And History

Mike Tyson: Kisah ‘Si Leher Beton’ dari Penjara Menuju Hidayah Sejati

Society Culture And History

Jejak Paus Leo XIII di Indonesia: Lokasi Kunjungannya yang Mengejutkan

Society Culture And History

Kisah Tak Terduga Paus Leo XIV di Papua Tahun 2003: Misi dan Aktivitasnya

Society Culture And History

Unpad Sambut Gembira Mochtar Kusumaatmadja Jadi Pahlawan Nasional

Society Culture And History

Misteri & Kemegahan: Pemakaman Terkenal Dunia di Paris