Breaking News

Home / Society Culture And History

Sabtu, 17 Mei 2025 - 09:22 WIB

Atalarik Syach Tersandung Sengketa Tanah, Reaksi Tak Terduga Soal ‘Karma’ Tsania Marwa

Selama satu dekade terakhir, aktor Atalarik Syach bergelut dengan sengketa tanah yang pelik. Situasi bahkan nyaris berujung pada eksekusi sebagian rumahnya oleh Pengadilan Negeri Cibinong dan aparat penegak hukum.

Banyak warganet mengaitkan permasalahan ini dengan masa lalu Atalarik, khususnya konflik panjang dengan mantan istrinya, Tsania Marwa. Mereka berpendapat Atalarik sedang menerima balasan atas tindakannya yang mencegah Marwa bertemu anak-anak mereka.

Menanggapi berbagai spekulasi tersebut, Atalarik menanggapi dengan tenang dan santai.

“Saya malah tertawa. Saya bilang, ‘Ya, alhamdulillah’ begitu. ‘Karma mantan istri’? Apa itu?” ujar Atalarik Syach saat ditemui di rumahnya di Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

Pria berusia 51 tahun ini menegaskan bahwa masalah sengketa tanah tersebut telah ada jauh sebelum ia mengenal, bahkan menikah dengan Tsania Marwa.

Baca Juga  Jelajah 10 Destinasi Wisata Buddha Menawan di Libur Panjang Waisak 2025

“Dia (Marwa) belum lahir, masalah ini sudah ada. Jadi, tidak apa-apa. Masalah ini lebih tua dari kariernya, jauh sebelum pernikahan kami,” jelas Atalarik.

Atalarik Syach Dikaitkan dengan Azab karena Menzalimi Tsania Marwa

Aktor sinetron “Putri Bidadari” ini juga menanggapi komentar warganet yang mengaitkannya dengan azab karena dianggap menzalimi Marwa.

“Alhamdulillah, jika itu azab, maka azab itu dari Yang Maha Kuasa, bukan dari netizen,” ungkap Atalarik.

“Karena jika azab dari Yang Maha Kuasa, itu benar adanya. Tapi kalau itu hanya pendapat netizen, azab macam apa itu? Apakah mereka Yang Maha Kuasa?” tambahnya.

Meskipun menghadapi cobaan berat, Atalarik tetap bersikap positif. Ia memandang pengalaman ini sebagai proses pembelajaran dan pendewasaan diri.

Baca Juga  Selamat Jalan, Jane Goodall: Sang Legenda Simpanse Tutup Usia 91 Tahun

“Alhamdulillah, saya diberi ujian ini, diberi kesempatan untuk belajar dan berkembang. Semoga saja, saya juga meminta doa dari teman-teman. Mari kita saling mendoakan,” tutupnya.

Kasus sengketa lahan Atalarik Syach akhirnya menemukan titik terang. Ia sepakat membayar biaya pembebasan lahan seluas 550 meter persegi seharga Rp 850 juta.

Pembayaran akan dilakukan bertahap dalam tiga termin, dengan jangka waktu tiga bulan. Ia telah membayar uang muka sebesar Rp 300 juta, dan akan dibantu oleh Attila Syach serta keluarga lainnya untuk melunasi sisa pembayaran.

Share :

Baca Juga

Society Culture And History

Kisah Tak Terduga Paus Leo XIV di Papua Tahun 2003: Misi dan Aktivitasnya

Society Culture And History

Jelajah 10 Destinasi Wisata Buddha Menawan di Libur Panjang Waisak 2025

Society Culture And History

Selamat Jalan, Jane Goodall: Sang Legenda Simpanse Tutup Usia 91 Tahun

Society Culture And History

Sampoerna Gelar Pesta Rakyat 2025: Meriahkan Akhir Tahun!

Society Culture And History

Ditipu, diculik, dan dilecehkan – cerita dari sekolah ‘barak militer’ untuk remaja yang dianggap nakal di China

Society Culture And History

Ramalan Zodiak Kamis 8 Mei 2025: Taurus Bijak, Aries Lancar

Society Culture And History

Misteri & Kemegahan: Pemakaman Terkenal Dunia di Paris

Society Culture And History

Suksesnya Kampanye Brave Pink Hero Green: Mengapa Viral di Media Sosial?