Breaking News

Home / News

Senin, 3 November 2025 - 05:24 WIB

Pemkab Meranti dan PLN Tambah 8 MW Daya Listrik, Bupati Asmar: “Insya Allah Tak Ada Lagi Lampu Padam di Meranti

Pemkab Meranti dan PLN Tambah 8 MW Daya Listrik, Bupati Asmar: “Insya Allah Tak Ada Lagi Lampu Padam di Meranti

MERANTI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama PT PLN (Persero) menegaskan komitmen bersama untuk mengatasi krisis listrik yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Dalam pertemuan antara Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, dengan General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepri, Joni, disepakati adanya penambahan daya sebesar 8 megawatt (MW) yang akan segera beroperasi di Kota Selatpanjang.

Pertemuan berlangsung di Ruang Melati Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Senin (3/11/2025), dihadiri jajaran asisten daerah, perwakilan Dinas Perhubungan, serta rombongan PLN dari Provinsi Riau dan Dumai.

PLN Siapkan Tambahan Mesin 8 MW
General Manager PLN UID Riau dan Kepri, Joni, menjelaskan bahwa peningkatan pasokan listrik ini merupakan bagian dari program jangka pendek PLN untuk memperkuat sistem kelistrikan di Kepulauan Meranti.

“Saat ini beban puncak di Selatpanjang mencapai sekitar 12 MW, sementara kemampuan mesin masih pas-pasan. Kami sudah melakukan koordinasi agar dalam waktu dekat ada penambahan delapan unit mesin dengan kapasitas 6 MW,” jelasnya.

Menurut Joni, dua unit mesin baru telah tiba di lokasi dan sedang dalam proses pemasangan instalasi kabel serta pipa bahan bakar. Empat unit tambahan lainnya akan dikirim secara bertahap, sehingga total tambahan daya mencapai 8 MW dalam 45 hari ke depan.

Baca Juga  Lapas Pekanbaru Ikuti Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Momen Untuk Membangun Semangat Persatuan

“Insya Allah pada bulan Desember nanti kita akan tambah lagi 2 MW di PLTW. Jadi total kapasitas yang tersedia di Selatpanjang mencapai 20 MW. Dengan beban puncak 12 MW, kita akan memiliki cadangan daya yang cukup kuat,” tambahnya.

Selain itu, PLN juga menyiapkan mesin baru di sejumlah kecamatan yang masih mengalami defisit listrik hingga 100 kW.

Joni menuturkan, ke depan PLN akan membangun jaringan kabel laut dari Siak menuju Gogok pada tahun 2028. Jaringan ini akan menjadi transmisi utama yang menghubungkan Kepulauan Meranti dan Tanjung Balai Karimun dengan sistem kelistrikan Sumatera secara menyeluruh.

Bupati Asmar: Permasalahan Listrik Murni Akibat Kerusakan Mesin
Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyambut baik langkah cepat PLN dalam memperkuat sistem kelistrikan di daerahnya. Ia menegaskan bahwa Pemkab siap memberikan dukungan penuh, termasuk dalam hal pengamanan instalasi dan distribusi mesin pembangkit.

“Saya sudah dapat laporan dari Pak Wakil, empat unit mesin sudah tiba dan segera beroperasi. Kita akan bantu pengamanannya bersama Dishub dan Polres agar proses ini berjalan lancar,” ujar Bupati Asmar.

Bupati menegaskan bahwa permasalahan listrik di Meranti murni disebabkan oleh kerusakan mesin, bukan faktor lain seperti manipulasi atau provokasi. Ia berharap masyarakat memahami situasi tersebut dan turut mendukung langkah-langkah perbaikan yang sedang dilakukan PLN.

Rencana Besar PLTS dan Kawasan Industri
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengungkapkan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)di Pulau Rangsang, hasil kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Prancis. Proyek tersebut diklaim akan menjadi salah satu PLTS terbesar di dunia, menggunakan lahan milik perusahaan tanpa mengambil lahan masyarakat.

Baca Juga  Pemkot Jambi Buka Donasi untuk Korban Bencana Sumatera, Wali Kota Maulana Serukan Solidaritas

“Insya Allah PLTS di Pulau Rangsang akan segera dibangun. Hamdal-nya sudah keluar, dan proyek ini akan melibatkan PLN juga. Ini bukti keseriusan pemerintah mendukung energi bersih dan pembangunan ekonomi di Kepulauan Meranti,” jelas Asmar.

Selain PLTS, Pemkab Meranti juga menyiapkan pembangunan kawasan industri kelapa di Pulau Rangsang yang akan menyerap sekitar 1.200 tenaga kerja lokal. Pembangunan ini diiringi dengan penguatan infrastruktur kelistrikan untuk menunjang kegiatan industri.

Meranti Menuju Kemandirian Energi
Dengan penambahan daya listrik sebesar 8 MW, pembangunan PLTS Rangsang, dan rencana interkoneksi kabel laut ke sistem Sumatera, Kabupaten Kepulauan Meranti diproyeksikan akan segera keluar dari krisis listrik dan menuju era baru kemandirian energi.

“Kami siap mendukung seluruh program pembangunan di Provinsi Riau, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti,” tegas GM PLN UID Riau dan Kepri, Toni.

Bupati Asmar pun menutup pertemuan dengan penuh optimisme.

“Kita doakan bersama, semoga semua berjalan lancar. Dengan tambahan daya dan program energi baru ini, Meranti insya Allah semakin terang dan semakin maju,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

News

Truk Fuso Bermuatan paket Diduga Milik Shopee Terbakar di Jalan Raya Palembang ,Jambi

News

Disangka Pungli Program RTLH 2024, Kades Pejamben Bantah dan Beri Penjelasan

News

Wakil Bupati Solok H. Candra Tinjau Kembali Kebersihan Di Jalur Dua RSUD Pasca Goro Bersama

News

Gerombolan Geng Motor Marak Di Wilayah Rumbai, Pengemudi Toyota Hilux Double Cabin Jadi Korban Geng Motor Hingga Menyelamatkan Diri Ke RSDC Polda Riau

Berita Utama Daerah

GRIB Jaya Deli Serdang Dan PAC Tanjung Morawa Siap Menangkan Yusuf Siregar

News

Bupati Muba Kunker ke Polsek Bayung Lencir, Perkuat Pelayanan Publik dan Sinergitas 3 Pilar

News

IRD GURU KRITIS DINONJOBKAN DARI MTsN KE KEMENAG KOTA SOLOK

News

Sinergi Dengan APH, Kadivpas Papua Barat Razia Blok Hunian Lapas Perempuan Kelas III Manokwari Sekaligus Tes Urine