Breaking News

Home / Finance

Minggu, 7 September 2025 - 09:52 WIB

Analisis Kinerja Keuangan Golden Energy Mines

warta-kota.com JAKARTA. Kinerja keuangan PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), emiten batubara milik Grup Sinar Mas, menunjukkan penurunan yang signifikan di semester I-2025, mencerminkan tantangan yang dihadapi industri batubara saat ini.

Laporan keuangan perusahaan menunjukkan penurunan pendapatan usaha year on year (YoY) menjadi US$ 1,14 miliar.

Penurunan ini terutama disebabkan oleh koreksi penjualan batubara ekspor sebesar 47,45% YoY, mencapai US$ 482,08 juta pada semester I-2025. Sebaliknya, penjualan domestik meningkat 47,24% YoY, mencapai US$ 662,34 juta dalam periode yang sama.

Penurunan signifikan juga terlihat pada laba bersih periode berjalan yang teratribusikan kepada pemilik entitas induk, anjlok 52,14% YoY menjadi US$ 151,67 juta di semester I-2025.

Baca Juga  Rekomendasi Saham ADRO, ARCI, HRUM, MBMA Hari Ini: Peluang Cuan 7 Oktober

Penjualan dan Laba Bersih Golden Energy Mines (GEMS) Turun pada Semester I-2025

Indy Naila, Investment Analyst Edvisor Provina Visindo, menjelaskan bahwa tekanan harga batubara menjadi faktor utama penurunan kinerja GEMS. Porsi ekspor GEMS yang besar memperparah dampak rendahnya permintaan global, khususnya dari China dan India.

Ia menambahkan, “Biaya operasional GEMS yang relatif tetap menekan margin operasional perusahaan,” ujarnya pada Sabtu (6/9).

Menariknya, beban pokok penjualan GEMS justru naik 1,34% YoY menjadi US$ 743,33 juta pada enam bulan pertama tahun 2025, meskipun pendapatan usaha melemah.

Tren negatif ini berpotensi berlanjut dalam jangka pendek dan menengah, mengingat harga batubara global belum sepenuhnya pulih, sehingga sulit bagi GEMS untuk meningkatkan average selling price (ASP).

Baca Juga  BEI Cabut Suspensi Saham KRYA dan JATI: Perdagangan Dimulai Hari Ini

Risiko penurunan kinerja semakin tinggi jika GEMS tidak melakukan langkah-langkah mitigasi, seperti efisiensi menyeluruh dan diversifikasi bisnis di luar sektor batubara.

  GEMS Chart by TradingView  

“Tekanan harga batubara mendorong emiten batubara untuk melakukan diversifikasi bisnis atau pengendalian produksi,” kata Indy.

Indy merekomendasikan strategi wait and see untuk saham GEMS yang diperkirakan bergerak sideways, dengan target harga di level Rp 10.450 per saham.

Share :

Baca Juga

Finance

Kemenkeu dan Polri Sita 87 Kontainer CPO Ilegal: Kerugian Negara Capai Rp 28,7 Miliar

Ekonomi

Penolakan Pembayaran Uang Tunai di Era Digitalisasi

Finance

Investasi Aman Saat Pasar Bergejolak: Diversifikasi Emas dan Saham

Finance

BEI Cabut Suspensi Saham KRYA dan JATI: Perdagangan Dimulai Hari Ini

Finance

Indodax Ungkap: Geopolitik Pengaruhi Harga Aset Kripto Terbaru

Finance

Harga Batubara Diprediksi Turun: Analisis dan Sentimen Pasar Terbaru

Finance

Barito Pacific (BRPT) Gelontorkan Capex US$ 480 Juta per September 2025

Finance

S&P 500 dan Nasdaq Terkoreksi Akibat Kekhawatiran Valuasi Saham AI