Breaking News

Home / Finance

Sabtu, 1 November 2025 - 13:51 WIB

Indodax Ungkap: Geopolitik Pengaruhi Harga Aset Kripto Terbaru

Para pelaku pasar cryptocurrency mengamati dengan seksama konsolidasi signifikan yang terjadi di pasar global dan aset kripto. Hal ini dipicu oleh pertemuan penting antara Presiden Amerika Serikat (AS) saat itu, Donald Trump, dan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Xi Jinping, di Busan, Korea Selatan. Peristiwa ini menggarisbawahi bahwa faktor geopolitik masih memainkan peran krusial dalam membentuk sentimen investor.

“Konsolidasi harga yang kita saksikan belakangan ini pada dasarnya adalah refleksi dari mekanisme adaptasi dinamis pasar digital terhadap perubahan kondisi makroekonomi global yang berlangsung dengan sangat cepat,” jelas Vice President Indodax, Antony Kusuma, dalam pernyataan resminya di Jakarta, hari Sabtu, 1 November 2025.

Antony menjelaskan bahwa di tengah gejolak dinamika global, aset kripto mengalami koreksi yang terkendali. Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) mengalami penurunan masing-masing sebesar 1,66 persen dan 1,64 persen, yang mengakibatkan penurunan kapitalisasi pasar secara keseluruhan sekitar 0,77 persen.

Lebih lanjut, Antony mengungkapkan bahwa investor kini tidak hanya bereaksi terhadap perubahan suku bunga atau kebijakan moneter semata. Mereka mulai mengevaluasi konteks yang lebih luas, mencakup aspek geopolitik, pergerakan modal institusional, hingga psikologi pasar secara kolektif.

Baca Juga  Keluarga Widjaja Tingkatkan Tawaran Akuisisi Sinarmas Land Setelah Kritik Pemegang Saham

Koreksi pasar yang terjadi setelah pengumuman kebijakan dari The Fed adalah contoh yang jelas dari perilaku pasar yang semakin rasional dan terinformasi. “Pertemuan antara Trump dan Xi semakin mempertegas bahwa faktor geopolitik tetap menjadi salah satu pendorong utama sentimen investor,” tegasnya.

Meskipun kesepakatan mengenai tarif dan potensi penyelesaian isu rare earths memberikan harapan positif, pasar cenderung bersikap hati-hati dan menunggu implementasi nyata dari kesepakatan tersebut sebelum memberikan respons yang signifikan.

Menurutnya, investor kripto yang cerdas akan memanfaatkan volatilitas yang ada sebagai peluang untuk melakukan akumulasi aset, alih-alih hanya mengikuti tren harga sesaat.

Antony menekankan bahwa investor kripto harus melihat volatilitas sebagai sebuah peluang strategis. Pasar digital berbeda dengan pasar tradisional; fluktuasi harga yang tajam menciptakan peluang bagi investor untuk mengoptimalkan portofolio investasi mereka.

Kunci keberhasilan dalam investasi kripto adalah disiplin, diversifikasi yang cermat, dan pemahaman yang mendalam tentang fundamental aset. Investor yang mampu menganalisis konteks ekonomi global secara komprehensif dan memahami perilaku institusional akan lebih siap menghadapi ketidakpastian jangka pendek, sekaligus memaksimalkan potensi keuntungan dalam jangka panjang.

Baca Juga  Paus Fransiskus: Hidup Sederhana, Tanpa Gaji Tapi Semua Biaya Ditanggung Vatikan

Antony menekankan pentingnya memahami interaksi yang kompleks antara kebijakan moneter dan sentimen pasar digital. “Pemangkasan suku bunga dan pertemuan antara Trump dan Xi Jinping memberikan sinyal likuiditas yang potensial, tetapi dampaknya selalu bersifat relatif terhadap kondisi ekonomi riil dan ekspektasi investor,” jelasnya.

Kombinasi antara kebijakan moneter yang dikeluarkan oleh The Fed dan isu-isu terkait perdagangan internasional menciptakan tekanan pada aset digital, tetapi juga menawarkan peluang yang menarik bagi investor yang memiliki disiplin dan strategi yang matang.

Dia menegaskan bahwa investor institusional menunjukkan kedewasaan dengan memanfaatkan koreksi pasar untuk mengakumulasi aset, sementara investor ritel disarankan untuk terus memperbarui informasi, menyesuaikan strategi investasi mereka, dan melakukan analisis mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Pilihan Editor: Perdagangan Aset Kripto Belum Mendapat Sentimen Positif yang Cukup

Share :

Baca Juga

Finance

Reksadana Terproteksi BRI-MI Raih Rekor AUM Rp20,99 Triliun, Juara di Indonesia

Finance

Penyebab Mur Puli CVT Motor Matic Cepat Kendor: Solusi dan Pencegahannya

Finance

Finex Trader Beri Kejutan: Raih BYD M6 Lewat Promo Get X2!

Finance

Barito Pacific (BRPT) Gelontorkan Capex US$ 480 Juta per September 2025

Finance

Investasi Aman Saat Pasar Bergejolak: Diversifikasi Emas dan Saham

Finance

PHE Raih Sukses Besar: Obligasi Global US$1 Miliar Oversubscribed 2,4 Kali

Finance

Menkeu Minta OJK Lebih Ketat Awasi Saham Gorengan: Langkah Antisipasi!

Finance

Kripto Anjlok Meski The Fed Turunkan Suku Bunga: Analisis Mendalam