Breaking News

Home / Finance

Kamis, 21 Agustus 2025 - 02:51 WIB

Saham MGLV, BWPT, dan UANG Dihentikan Sementara: Harga Melonjak Drastis di BEI

warta-kota.com JAKARTA. Kabar terbaru dari Bursa Efek Indonesia (BEI): tiga emiten mengalami penghentian sementara perdagangan saham (suspensi) yang berlaku mulai hari ini, Kamis, 21 Agustus 2025. Ketiga perusahaan yang dimaksud adalah PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV), PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), dan PT Pakuan Tbk (UANG).

Keputusan suspensi ini diambil oleh BEI sebagai respons terhadap lonjakan harga kumulatif yang signifikan pada ketiga saham tersebut. Tujuan utama dari langkah ini adalah untuk melakukan cooling down serta memberikan perlindungan kepada para investor.

BEI secara resmi mengumumkan bahwa saham MGLV, BWPT, dan UANG akan disuspensi di pasar reguler dan pasar tunai, efektif sejak sesi I pada tanggal 21 Agustus 2025, hingga pemberitahuan lebih lanjut.

“Pihak Bursa mengimbau semua pihak yang berkepentingan untuk senantiasa memperhatikan informasi terkini yang disampaikan oleh masing-masing perusahaan terkait,” demikian pernyataan resmi dari Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A, dalam pengumuman yang dirilis pada hari Rabu (20/8/2025).

Baca Juga  Sekretaris Perusahaan Petrindo (CUAN) Tambah Saham Sebanyak 140.000

IHSG Mengawali Perdagangan dengan Penurunan pada Kamis (21/8/2025), AMRT, ISAT, EXCL Mendominasi Daftar Losers LQ45

Sebagai catatan, saham MGLV telah mengalami peningkatan luar biasa sebesar 81,05% dalam kurun waktu satu bulan terakhir, mencapai harga Rp 1.050 per saham pada penutupan perdagangan hari Rabu (20/8). Bahkan, secara year to date (ytd) atau sejak awal tahun, saham MGLV telah meroket sebesar 1.246,15%. MGLV dikenal sebagai emiten yang fokus pada penyediaan produk-produk mewah untuk keperluan rumah tangga.

Saham BWPT juga mencatatkan kenaikan signifikan, yaitu sebesar 42,20% dalam sebulan terakhir, mencapai harga Rp 155 per saham pada hari Rabu. Kinerja saham BWPT sejak awal tahun juga impresif, dengan lonjakan sebesar 162,71% ytd. BWPT adalah perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan dan merupakan produsen minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO).

Baca Juga  PHK Massal Industri Tekstil: Lonjakan Impor Benang dan Kain Jadi Biang Kerok

Saham UANG pun tak ketinggalan, mengalami peningkatan harga yang mencolok sebesar 220,39% dalam satu bulan terakhir, mencapai level Rp 660 per saham pada hari Rabu. Akan tetapi, secara year to date, saham UANG justru mengalami penurunan sebesar 10,20% ytd. UANG adalah emiten yang bergerak aktif di bidang properti dan real estate.

Saham KBLV, BEER, dan ASLC Terpantau Masuk Daftar UMA, Simak Rekomendasi Terbaru dari Para Analis

Share :

Baca Juga

Finance

Harga Minyak Naik: Sinyal The Fed Dongkrak Optimisme Pasar

Finance

KPK Ungkap Tumpukan Uang Korupsi Taspen: Sitaan Rp 300 Miliar dari Investasi Fiktif

Finance

Penculikan Kepala Cabang BRI: Modus Pemindahan Dana Rekening Dormant Terungkap!

Finance

Harga Emas Antam Anjlok ke Rp1,91 Juta: Cek Rincian Penurunannya

Finance

Saham AMD Melonjak: Uji Coba Chip IBM Dongkrak Harga

Finance

Strategi Investasi David Sutyanto: Pilih Saham Dividen Tinggi untuk Keuntungan Maksimal

Finance

Investor Asing Borong Saham BMRI, BBCA, dan ARTO: Net Buy Rp1,68 Triliun dalam 3 Hari

Finance

Harga Emas Kembali Berkilau: Peluang Pemangkasan Suku Bunga The Fed Meningkat!