Warta-kota.com, Jember – Upaya peningkatan kualitas pembelajaran anak usia dini terus digencarkan melalui berbagai kegiatan pengembangan profesional guru. Salah satunya diwujudkan melalui workshop bertajuk “Growth Mindset, Greater Impact: Membangun Pola Pikir Bertumbuh Guru PAUD Menuju Pembelajaran Mendalam Berkualitas” yang diselenggarakan atas kolaborasi guru HIMPAUDI wilayah Kecamatan Sumbersari bersama dosen Universitas Jember.
Kegiatan yang mengusung tema “Guru Bertumbuh, Berkembang, Bertransformasi, menuju Pembelajaran Aktif, Kreatif, dan Bermakna dalam Menghadapi Tantangan Pembelajaran Abad 21” ini dilaksanakan pada Sabtu, 25 April 2026, bertempat di Aula PAUD Al-Furqon Jember. Sebanyak 98 guru dari kelompok bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA), dan Satuan PAUD Sejenis (SPS) yang tergabung dalam komunitas HIMPAUDI Kecamatan Sumbersari turut hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Pengurus Cabang HIMPAUDI Kecamatan Sumbersari, Siti Nur Istiqomah, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan kapasitas guru dalam menghadapi dinamika pembelajaran abad ke-21. Kehadiran penilik PAUD Kecamatan Sumbersari, Elvi Sukaida, di tengah kegiatan turut memberikan semangat dan dukungan terhadap peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di wilayah tersebut.
Workshop ini menghadirkan narasumber Yuniarta Syarifatul Umami, S.Pd., M.Pd. dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember sekaligus fasilitator pembelajaran mendalam Jawa Timur. Dalam pemaparannya, narasumber mengajak para peserta untuk memahami pentingnya growth mindset sebagai fondasi dalam membangun praktik pembelajaran yang adaptif, reflektif, dan berorientasi pada perkembangan anak secara holistik.
Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek strategis, antara lain konsep growth mindset dalam pendidikan anak usia dini, integrasi pola pikir bertumbuh dalam pembelajaran mendalam, penguatan kreativitas guru, pengembangan nilai dan karakter, serta strategi inovatif pembelajaran PAUD abad ke-21. Kegiatan juga diperkaya dengan sesi refleksi, penugasan penyusunan mind map, serta praktik transformasi guru sebagai bentuk implementasi nyata dari materi yang telah dipelajari.
Sejak awal hingga akhir kegiatan, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap sesi. Dihadiri oleh hampir 100 orang anggota yang turut memenuhi ruangan Aula saat kegiatan workshop. Diskusi interaktif dan praktik langsung menjadi ruang bagi guru untuk saling berbagi pengalaman sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Melalui workshop ini, diharapkan para guru PAUD semakin memiliki semangat untuk terus bertumbuh, belajar, dan bertransformasi. Dengan demikian, pembelajaran yang dihadirkan tidak hanya aktif dan kreatif, tetapi juga mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
(Saiful)















