Warta-kota.com, Lumajang – Keberadaan truk pengangkut pasir yang melintas di jalan raya tanpa menggunakan penutup terpal dikeluhkan oleh sejumlah pengguna jalan. Kondisi tersebut dinilai membahayakan, terutama bagi pengendara roda dua yang kerap berada di belakang kendaraan tersebut.
Butiran pasir yang beterbangan dari bak truk saat melaju dinilai dapat mengganggu jarak pandang serta berpotensi menyebabkan kecelakaan. Selain itu, material yang jatuh ke badan jalan juga membuat permukaan jalan menjadi licin dan berisiko bagi pengendara.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang, Drs. Rasmin, saat diwawancarai melalui pesan WhatsApp menyampaikan bahwa kesadaran pengguna jalan menjadi kunci utama dalam menciptakan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan berlalu lintas.
“Untuk terciptanya keamanan, kenyamanan, dan keselamatan berlalu lintas, mutlak dibutuhkan adanya kesadaran pengguna jalan. Khusus untuk pengemudi armada angkutan tambang, hargailah pengguna jalan yang lain serta patuhi aturan yang mengatur tata cara angkut komoditas tambang,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keterbatasan jumlah petugas menjadi kendala dalam melakukan pengawasan secara menyeluruh di semua ruas jalan dan setiap waktu.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengaku terganggu saat berkendara di belakang truk muatan pasir tanpa penutup. Ia mengatakan kondisi tersebut sangat membahayakan keselamatan.
“Kalau pas di belakang truk pasir tanpa terpal itu, debunya kena mata, kadang juga pasirnya berjatuhan. Sangat mengganggu dan berbahaya, apalagi bagi pengendara motor,” ungkapnya.
Warga berharap ada ketegasan dari pihak terkait untuk menertibkan truk-truk yang tidak mematuhi aturan, termasuk kewajiban penggunaan terpal penutup muatan. Hal ini dinilai penting demi menjaga keselamatan dan kenyamanan seluruh pengguna jalan.
Selain itu, para pengemudi truk juga diimbau untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan dengan memastikan muatan tertutup dengan baik sebelum melintas di jalan umum. Dengan demikian, potensi kecelakaan dapat diminimalisir dan ketertiban lalu lintas tetap terjaga.
(Saiful)















