Breaking News

Home / News

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:18 WIB

Warga Desa Patia Bersatu,  Dukungan Penuh Menjelang Aksi Tuntut Perbaikan Jalan

PANDEGLANG, warta-kota.com. Gelombang solidaritas dan tekad yang kuat terasa menyelimuti Desa Patia, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, menjelang pelaksanaan aksi damai yang diagendakan berlangsung pada Senin, 18 Mei 2026 mendatang. Ratusan warga setempat akan turun ke jalan untuk menyuarakan tuntutan tegas kepada PT. Hutama Karya (Haka) selaku pelaksana proyek, agar segera bertanggung jawab dan memperbaiki kondisi infrastruktur jalan yang kini rusak parah dan menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat luas.

 

Rencana aksi ini telah mendapatkan sambutan luar biasa dari seluruh lapisan masyarakat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, warga akan berkumpul di halaman Kantor Kecamatan Patia, kemudian bergerak secara beriringan dengan berjalan kaki menuju lokasi kantor perwakilan PT. Hutama Karya yang beralamat di Desa Patia.

 

Langkah protes ini sebuah bentuk pernyataan bahwa warga telah berjuang dan menanggung dampak buruk dari kerusakan jalan tersebut dalam waktu yang sangat lama, dan kondisinya kian memburuk seiring berjalannya kegiatan proyek yang berlangsung di wilayah tersebut.

 

Jalan yang menjadi urat nadi akses utama warga ini kini berada dalam keadaan memprihatinkan. Lubang-lubang besar dan permukaan yang tidak rata bukan lagi sekadar gangguan kecil, melainkan telah menjadi penghalang serius yang melumpuhkan berbagai aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari terhambatnya distribusi hasil bumi dan barang kebutuhan pokok, hingga menyulitkan mobilitas warga sehari-hari, dampak kerusakan ini terasa nyata dan merugikan seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga  Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Kapolda Jambi Anjangsana ke Rumah Purnawirawan dan Keluarga Personel

 

Kondisi ini semakin mempertegas keyakinan warga bahwa kerusakan yang terjadi adalah dugaan dari dampak aktivitas proyek yang berjalan, sehingga tanggung jawab perbaikan sepenuhnya berada di pundak pihak pelaksana.

 

“Kami menuntut kepastian dan tanggung jawab penuh dari pihak perusahaan. Jalan ini rusak berat dan kondisinya makin parah sejak proyek beroperasi di sini. Sudah menjadi kewajiban mereka untuk segera memulihkan kondisi jalan ini agar kami bisa beraktivitas kembali dengan layak dan aman,” tegas Aris Doris, salah satu perwakilan warga yang turut menjadi penggagas aksi tersebut, saat memberikan keterangan di lokasi pada Jum’at, (15/5/2026).

 

Semangat juang warga ini kian menguat dengan hadirnya gelombang dukungan yang mengalir deras sejak persiapan aksi dimulai. Sejak pagi hingga sore hari, pantauan di posko persiapan menunjukkan antusiasme yang luar biasa.

 

” Warga berdatangan secara sukarela, tanpa ada yang meminta atau mengajak, membawa beragam bantuan logistik yang mereka kumpulkan sendiri. Mulai dari pasokan air minum dalam kemasan, berbagai jenis makanan ringan, hingga perlengkapan penunjang lainnya, semuanya diserahkan secara langsung untuk disiapkan dan dibagikan kepada seluruh peserta aksi nanti,” tambah Aris Doris.

 

Bantuan yang diberikan tidak hanya sebatas kebutuhan materi semata, tetapi juga diiringi dengan dukungan moral yang membara. Warga yang datang menyampaikan doa dan semangat agar tuntutan masyarakat segera didengar dan mendapatkan respon positif dari pihak terkait. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa perjuangan ini adalah milik bersama, bukan hanya sekelompok orang, melainkan seluruh warga Desa Patia dan sekitarnya.

Baca Juga  Gedung DPRD Kabupaten Solok Setelah Dua Dekade Tanpa Status Sekarang Sudah Bisa Di Tempati

 

“Saya sangat terharu melihat semangat warga. Banyak yang datang sendiri, membawa apa yang mereka punya, hanya demi memastikan rekan-rekan yang beraksi nanti tidak kekurangan kebutuhan dasar dan tetap berjuang dengan semangat yang sama. Ini adalah wujud persatuan kami,” ungkap salah satu warga yang turut membantu pendistribusian bantuan di posko.

 

Solidaritas ini ternyata tidak hanya datang dari warga Kecamatan Patia saja, namun juga meluas hingga ke masyarakat dari wilayah lain di luar kecamatan. Dukungan yang berdatangan secara spontan ini menjadi kekuatan tambahan yang sangat berarti, sekaligus meringankan beban kebutuhan operasional selama pelaksanaan aksi berlangsung. Hal ini semakin menegaskan bahwa isu kerusakan jalan ini menjadi perhatian bersama dan menyentuh kepentingan banyak pihak.

 

Hingga berita ini disusun, masyarakat masih menunggu kejelasan serta tanggapan resmi dan tindak lanjut nyata dari manajemen PT. Hutama Karya. Warga berharap, melalui aksi damai yang akan digelar nanti, suara mereka akhirnya didengar dan direspons dengan solusi konkret, yaitu perbaikan jalan yang segera dilakukan demi kepentingan dan kenyamanan bersama. Warga menegaskan akan terus bersatu dan berjuang hingga hak mereka atas fasilitas jalan yang layak kembali terpenuhi sebagaimana mestinya. (#/YNA)

Share :

Baca Juga

Jakarta

Hendry Ch Bangun Resmi Daftar Calon Ketua Umum PWI 2025–2030

News

Pemkab Meranti Gelar Upacara Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025

Berita Utama Daerah

Silek, Surau Dan Kaum Milenial ( Gen- Z )

News

Sambut Hari Pengayoman Ke-17 Rutan Kelas II B Sidikalang Adakan Beberapa Kegiatan Pertandingan Olahraga

News

Dandim 0401/Muba Tinjau KDKMP di Bayung Lencir, Serahkan Bantuan Korban Kebakaran

News

10 Hotel dengan Pemandangan Terbaik di Dunia

News

MILAD KE 15 YAYASAN BUKIK 84

News

Andre Rosiade Salurkan 5.000 Paket Sembako untuk Korban Banjir dan Longsor di Kabupaten Solok