Solok, Warta.kota.com.– Puluhan warga Jorong Kayu Aro, Kecamatan Gunung Talang, menggelar aksi protes kepada petugas PDAM, Sabtu (31/05/2025) siang. Aksi ini sempat membuat proses perbaikan pipa oleh petugas PDAM terganggu karena warga menghadang dan meminta penjelasan langsung di lokasi.
Menurut informasi yang dihimpun, warga kesal karena tidak mendapat suplai air bersih sejak sepekan terakhir. Ketika ditanya, petugas PDAM tidak mampu memberikan jawaban yang memuaskan, sehingga menambah ketegangan di lapangan.

Kondisi pipa yang belum di perbaiki
Melihat situasi yang mulai memanas, jajaran Polsek Talang langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari pihak PDAM. Kanit Reskrim Polsek Talang IPDA FIRMAN.SH, yang memimpin mediasi meminta masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan ruang kepada petugas untuk memperbaiki pipa yang dilaporkan pecah.
“Kita sudah duduk bersama dengan perwakilan warga dan PDAM. Disepakati bahwa setelah pipa diperbaiki, aliran air akan terlebih dahulu dialirkan ke rumah-rumah warga selama empat jam. Setelah itu baru dialirkan ke kawasan kantor Bupati dan RSUD,” jelas Kanit Polsek talang.
Warga pun akhirnya bersedia membubarkan diri secara tertib setelah adanya kesepakatan tersebut, dengan harapan distribusi air segera kembali normal.
Beragam tanggapan yang terjadi di tengah – tengah masyarakat persoalan PDAM, karena sudah hampir merata persoalan air bersih menjadi kendala di kabupaten solok, kata satu tokoh masyarakat, Yunas Bedwitto yang juga Ketua umum LSM LP A1 Sumbar.
” Kita sudah sering mendengar kejadian seperti yang di alami oleh masyarakat kayu aro di kabupaten solok ini, namun kenapa tidak pernah bisa terselesaikan, apakah PDAM tidak ada langkah atau program untuk menyelesaikan persoalan-persoalan air bersih di kabupaten solok”
Lebih lanjut, beliu mengatakan persoal ini harus di perhatikan khusus oleh pemerintah daerah kabupaten solok, karena air bersih salah satu sumber kehidupan buat masyarakat. Maka dari itu perlunya di evaluasi kembali kinerja PDAM.**Papar Bedwitto
” Jangan sampai amarah masyarakat memuncak dulu baru di perhatikan, tentu harapan masyarakat kepada bapak Bupati dan Wakil Bupati Solok untuk bisa menyelesaikan persoalan air bersih di kabupaten solok ” sambungnya
Setelah di coba menghubungi direktur PDAM melalui whatsApp, Sampai berita ini di turunkan belum ada tangan dari dirut PDAM Kabupaten solok**(PB07)
















