Breaking News

Home / Public Safety And Emergencies

Rabu, 26 November 2025 - 21:51 WIB

Tragis! Banjir Bandang Agam Sumbar Renggut Dua Nyawa

Tragedi melanda Nagari Malalak Timur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), setelah banjir bandang menerjang wilayah tersebut pada Rabu (26/11) sore. Dua jiwa dilaporkan telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Informasi sementara yang kami terima, dua orang telah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa,” ungkap Rahmad Lasmono, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Agam, pada Rabu (26/11) malam.

Identitas para korban masih belum dapat dipastikan oleh pihak berwenang. Terputusnya akses sinyal dan jaringan listrik di area bencana menjadi kendala utama bagi BPBD Agam dalam mengumpulkan informasi lebih lanjut.

Upaya evakuasi terhadap warga yang selamat telah dilakukan. Berdasarkan data yang dihimpun oleh BPBD Agam, tercatat sebanyak 135 kepala keluarga harus mengungsi akibat bencana ini.

“Terdapat empat lokasi pengungsian yang telah disiapkan, di antaranya tiga masjid dan satu sekolah dasar,” jelasnya.

Baca Juga  Kapolri Ungkap Dugaan Pelanggaran Penyebab Banjir Sumatera Akibat Kayu Gelondongan

Bencana banjir bandang ini juga mengakibatkan kerusakan yang signifikan pada rumah-rumah warga. Gambaran yang beredar menunjukkan bahwa material banjir, yang terdiri dari air bercampur lumpur dan serpihan kayu, sangat melimpah.

Selain itu, lahan persawahan milik masyarakat juga tidak luput dari terjangan material banjir bandang. BPBD Agam saat ini masih dalam proses pengumpulan data untuk mengetahui dampak keseluruhan yang diakibatkan oleh bencana alam ini.

Banjir-Longsor Landa 13 Kabupaten/Kota di Sumbar

Sebanyak 13 daerah, meliputi kabupaten dan kota, di Sumatera Barat (Sumbar) mengalami dampak serius akibat banjir, banjir bandang, tanah longsor, hingga angin kencang yang dipicu oleh cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir.

Menyikapi situasi ini, Pemerintah Provinsi Sumbar telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama periode 14 hari.

Baca Juga  Tragedi Ledakan Amunisi TNI: Kolonel Antonius, Kepala Gudang Puspalad, Gugur

Berikut adalah daftar 13 daerah yang terdampak:

  • Kota Padang

  • Kabupaten Padang Pariaman

  • Kota Pariaman

  • Kabupaten Agam

  • Kabupaten Tanah Datar

  • Kabupaten Pesisir Selatan

  • Kabupaten Solok

  • Kabupaten Pasaman

  • Kabupaten Pasaman Barat

  • Kota Bukittinggi

  • Kota Solok

  • Kabupaten Sijunjung

  • Kota Padang Panjang

Penetapan status tanggap darurat ini tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur dengan Nomor 360-761-2025. Keputusan ini berlaku mulai tanggal 25 November hingga 8 Desember 2025.

“Dengan adanya fakta bahwa 13 kabupaten/kota di Sumbar terkena dampak, kondisi ini menjadi alasan kuat bagi pemerintah provinsi untuk memberlakukan status tanggap darurat bencana di tingkat provinsi,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, pada Rabu (26/11).

Share :

Baca Juga

Public Safety And Emergencies

Tragis! Kebakaran Hong Kong Renggut Nyawa 2 WNI, 2 Lainnya Luka-Luka

Public Safety And Emergencies

DJ Panda Siap Hadapi Pemeriksaan Kasus Pengancaman Erika Carlina

Public Safety And Emergencies

Polda Metro Jaya Antisipasi Demo Ojol Jakarta: Rute Pengalihan Arus Lalu Lintas Besok

Public Safety And Emergencies

Pengemudi Ojol Ancam Matikan Aplikasi Grab: Simak Strategi Antisipasi Mereka

Public Safety And Emergencies

Korban kebakaran Terra Drone tewas karena terjebak di gedung

Public Safety And Emergencies

Tragedi Garut: 13 Tewas Akibat Ledakan Pemusnahan Amunisi, Ini Fakta-faktanya

Public Safety And Emergencies

Komandan Brimob Akui Lindas Affan Saat Sidang Etik Polri: Fakta Terungkap!

Public Safety And Emergencies

Konser Blackpink di GBK: Polda Metro Jaya Siagakan 1.500 Personel Malam Ini