Breaking News

Home / Public Safety And Emergencies

Senin, 12 Mei 2025 - 21:52 WIB

Tragedi Ledakan Amunisi TNI: Kolonel Antonius, Kepala Gudang Puspalad, Gugur

warta-kota.com – , Jakarta – Tragedi memilukan terjadi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Pada pukul 09.30 WIB, sebuah ledakan dahsyat selama proses pemusnahan amunisi di Gudang Pusat Amunisi III Pusat Peralatan TNI AD menewaskan 13 orang. Di antara korban tersebut, terdapat Kolonel Cpl Antonuis Hermawan.

Kolonel Antonius, Kepala Gudang Puspalad dan alumni Akademi Militer (Akmil) tahun 1997, memiliki rekam jejak karir yang gemilang. Sebelum menjabat sebagai kepala gudang, beliau pernah menduduki posisi strategis seperti Kapaldam XVI/Pattimura di Maluku dan Kasubbag Pampersmat Bagpam Roum Setjen.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, menjelaskan kronologi peristiwa tersebut. Proses pemusnahan amunisi diawali dengan pengecekan prosedur keamanan yang dinyatakan aman.

Baca Juga  Direktur PT PMT Tersangka: Kasus Cesium-137 Cikande Gegerkan Publik

“Pada awal kegiatan secara prosedur telah dilaksanakan pengecekan terhadap personel maupun yang berkaitan dengan lokasi peledakan dan semuanya dinyatakan dalam keadaan aman,” ujar Wahyu.

Amunisi dimusnahkan dengan cara dimasukkan ke dalam dua lubang sumur yang kemudian diledakkan menggunakan detonator. Proses ini, menurut Wahyu, berjalan lancar dan aman.

“Peledakan di dua sumur ini berjalan dengan sempurna dalam kondisi aman,” kata Wahyu.

Selanjutnya, tim berupaya memusnahkan detonator yang telah digunakan dengan cara yang sama. Detonator dimasukkan ke dalam sebuah lubang yang telah disiapkan.

Baca Juga  Dua Kecelakaan Kapal Wisata dalam Seminggu: Sistem Keamanan Wajib Diperbaiki!

“Saat tim penyusun amunisi menyusun detonator di dalam lubang tersebut secara tiba-tiba terjadi ledakan dari dalam lubang,” jelas Wahyu.

Ledakan tersebut mengakibatkan 13 korban jiwa, empat di antaranya anggota TNI dan sisanya warga sipil. Semua korban telah dievakuasi ke RSUD untuk penanganan lebih lanjut. “Saat ini semua korban yang meninggal dunia sudah dievakuasi ke RSUD untuk dilakukan tindakan selanjutnya,” tambah Wahyu.

Antara berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Pilihan Editor: Pro Kontra Pengerahan Personel TNI untuk Pengamanan Kejaksaan

Share :

Baca Juga

Public Safety And Emergencies

Tragedi Garut: 13 Tewas Akibat Ledakan Amunisi Kedaluwarsa, TNI AD Selidiki Penyebabnya

Public Safety And Emergencies

Kata Kemendikdasmen soal mobil MBG tabrak siswa SDN Kalibaru

Public Safety And Emergencies

Terungkap: Kronologi Lengkap OTT KPK Wamenaker Immanuel Ebenezer!

Public Safety And Emergencies

Konser Blackpink di GBK: Polda Metro Jaya Siagakan 1.500 Personel Malam Ini

Public Safety And Emergencies

Identifikasi Enam Jenazah Korban Tragedi Al Khoziny Terus Berlanjut

Public Safety And Emergencies

Polda Metro Jaya Antisipasi Demo Ojol Jakarta: Rute Pengalihan Arus Lalu Lintas Besok

Public Safety And Emergencies

SMAN 72: Update Terkini Kondisi Korban dan Temuan Ledakan

Public Safety And Emergencies

Immanuel Ebenezer Terbaru: OTT KPK Jerat Menteri dan Wakil Menteri