Breaking News

Home / Berita Utama

Jumat, 10 April 2026 - 08:27 WIB

Solusi Cerdas Pengelolaan Limbah: Karmila Sari Gandeng BRIN Cetak Wirausaha Maggot di Rokan Hilir

BAGANSIAPIAPI,warta-kota.com | ROKAN HILIR – Masalah sampah organik kini tidak lagi dipandang sebagai beban, melainkan peluang emas untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Hal ini ditegaskan oleh Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Dr. Hj. Hj. Karmila Sari, S.Kom., M.M., saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) pengolahan sampah menjadi maggot Black Soldier Fly (BSF) di Bagansiapiapi, Rokan Hilir, Jumat (10/4/2026).

Melalui kolaborasi strategis bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Karmila Sari menginisiasi gerakan ekonomi sirkular yang menyasar langsung ke akar rumput. Program ini dirancang untuk menjawab tantangan pengelolaan limbah domestik sekaligus memberikan alternatif penghasilan bagi masyarakat Riau.

Pemanfaatan 56 Titik Dapur ProduktifDalam pemaparannya, legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Riau I ini mengungkapkan bahwa Rokan Hilir memiliki potensi bahan baku yang melimpah. Sedikitnya terdapat 56 titik dapur produktif yang setiap harinya menghasilkan sisa nasi dan sayuran dalam jumlah besar.

 

“Limbah organik ini jika dibuang begitu saja hanya akan mencemari lingkungan. Namun, dengan teknologi maggot yang kita bawa bersama para ahli dari BRIN, sampah ini bisa dikonversi menjadi produk bernilai tinggi dalam waktu hanya 20 hari,” jelas Karmila, yang saat ini duduk di Komisi X dan Badan Legislasi (Baleg) DPR RI.

Baca Juga  Seorang Ibu Rumah Tangga di Ambarawa Di Duga Mengalami Kriminalisasi Perlindungan Pekerja Migran

 

Membedah Nilai Ekonomis: Dari Pakan hingga Kompos

Bimtek ini tidak hanya mengajarkan cara budidaya, tetapi juga membuka mata peserta terhadap potensi pasarnya. Produk pelet maggot diketahui memiliki harga pasar yang stabil di angka Rp3.000 hingga Rp5.000 per kilogram. Bahkan, residu dari proses pengolahan tersebut menghasilkan pupuk kompos organik yang laku dijual Rp1.000 hingga Rp3.000 per kilogram.

Efek dominonya pun dirasakan langsung oleh sektor perikanan. Karmila menekankan bahwa penggunaan maggot sebagai pakan alternatif dapat memangkas biaya produksi secara signifikan—menggantikan hingga 70 persen pakan ikan lele dan 50 persen pakan ikan nila. “Ini adalah strategi reduce cost yang paling konkret bagi peternak lokal kita untuk tetap bertahan di tengah fluktuasi harga pakan pabrikan,” tambahnya.

Baca Juga  Korban Penggelapan Sepeda Motor Oleh Teman Wanitanya, Saiful Nasution Resmi Membuat Laporan Ke Polsek Sunggal

 

Ibu Rumah Tangga dan Milenial sebagai Ujung Tombak

Acara yang dihadiri oleh pengurus IWAPI, pelaku UMKM toko roti, hingga pelajar SMA ini menempatkan perempuan dan generasi muda sebagai aktor utama. Karmila berharap para peserta tidak sekadar menjadi pengamat isu lingkungan, tetapi menjadi ‘eksekutor’ yang mampu mengubah limbah menjadi profit.

“Target utama kami adalah melihat volume sampah di wilayah kita berkurang secara drastis, sementara di saat yang sama, pendapatan ekonomi masyarakat meningkat. Kami ingin setiap rumah tangga di Rohil menjadi bagian dari solusi lingkungan sekaligus meraih keuntungan ekonomi,” tutup Karmila optimis.

Bimbingan teknis ini diharapkan menjadi pemantik bagi munculnya duta-duta lingkungan baru di Rokan Hilir yang mampu menyebarluaskan metode budidaya maggot ke lingkungan bertetangga, menciptakan ekosistem ekonomi hijau yang berkelanjutan.(Redaksi)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Safari Ramadhan 1447 H, Agus Syahdeman Kunjungi Jamaah Masjid Al-Falah Sirukam dan Serahkan Bantuan Rp30 Juta
Seorang pria berdiri di depan lokasi sumur minyak ilegal yang terlihat rusak dan tercemar, dengan area tanah berwarna cokelat kekuningan.

Berita Utama

Misteri Lama Kebakaran Sumur Ilegal PT AAS, Ada Dugaan Bekingan Oknum TNI

Berita Utama

Pemkab Solok Gelar Rakor Pencegahan Korupsi dan Pengawasan Internal Tahun 2025

Berita Utama

Pembentukan Korem Baru di Solok, Sinergi TNI Dengan Pemda Perkuat Pertahanan Dan Pembangunan Daerah

Berita Utama

3 Versi Kronologis Penembakan Gamma: Kapolrestabes Semarang, Kabid Propam Polda Jateng, dan Korban Selamat

Berita Utama

Dakwaan Terhadap LW Berdasarkan Bukti dan Fakta atau Berdasarkan Selera Penyidik dan Jaksa?

Berita Utama

Berita Utama

Wamen ESDM Tinjau Kesiapan Listrik di Sumatera Hadapi Nataru