Breaking News

Home / Public Safety And Emergencies

Minggu, 31 Agustus 2025 - 22:53 WIB

Pasca Penjarahan, Truk Pembersih Angkut Sisa di Rumah Sri Mulyani Setelah 4 Jam

Kediaman Menteri Keuangan, Sri Mulyani, menjadi sasaran penjarahan oleh sekelompok massa pada hari Minggu (31/8) dini hari. Akibat kejadian ini, sejumlah truk tiba pada pagi harinya untuk mengevakuasi dan membersihkan puing-puing serta sisa-sisa barang yang dijarah.

Setelah kurang lebih empat jam proses pembersihan berlangsung, truk-truk tersebut meninggalkan lokasi dengan mengangkut berbagai barang yang tersisa dari aksi penjarahan. Tujuan akhir dari barang-barang tersebut hingga kini belum diketahui.

Berdasarkan pengamatan dari tim kumparan, sekitar pukul 13.10 WIB, muatan truk tersebut meliputi berbagai perabot seperti kursi dan meja, perlengkapan kebersihan, serta beberapa barang yang dikemas dalam kardus dan karung.

Baca Juga  Massa Aksi Damai Meninggalkan Mako Brimob Kwitang

Terkait pengamanan, personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) masih terlihat berjaga di pos depan jalan menuju kediaman Menteri Keuangan. Personel penjaga juga telah mengalami pergantian, dari yang sebelumnya berasal dari Korps Arhanud TNI AD, kini digantikan oleh personel dari Korps Kavaleri TNI AD.

Menurut informasi yang diperoleh dari warga sekitar, gelombang massa mulai berdatangan ke kediaman Sri Mulyani pada Sabtu malam (30/8) sekitar pukul 23.00 WIB. Situasi saat itu dilaporkan sangat chaos, dengan massa melakukan perusakan dan mengambil berbagai barang milik Menteri Keuangan.

Baca Juga  Demo 28-29 Agustus: Sorotan Media Asing terhadap Unjuk Rasa di Indonesia

Setelah gelombang massa pertama membubarkan diri, gelombang berikutnya datang lagi pada Minggu (31/8) pukul 03.00 WIB, dengan jumlah massa yang lebih besar. Sementara itu, Sri Mulyani sendiri tidak berada di lokasi kejadian dan dilaporkan dalam kondisi aman.

Argya Maheswara

Pesan redaksi:

Demonstrasi adalah hak yang dilindungi undang-undang dalam negara demokrasi. Demi kepentingan bersama, kami mengimbau agar setiap demonstrasi dilakukan secara damai, tanpa tindakan penjarahan maupun perusakan fasilitas publik.

Share :

Baca Juga

Public Safety And Emergencies

Fakta banjir bandang Guci Tegal yang lenyapkan kolam pemandian air panas

Public Safety And Emergencies

Komandan Brimob Akui Lindas Affan Saat Sidang Etik Polri: Fakta Terungkap!

Public Safety And Emergencies

Tragis! Kebakaran Tambora: Rumah Padat Penduduk Ludes, Tiga Warga Terluka

Public Safety And Emergencies

Gempa Filipina 7,6 SR Picu Peringatan Tsunami Mencapai Indonesia

Public Safety And Emergencies

Kata Kemendikdasmen soal mobil MBG tabrak siswa SDN Kalibaru

Public Safety And Emergencies

Ledakan Pamulang: Fakta Terbaru, Penyebab, dan Dampaknya Bagi Warga

Public Safety And Emergencies

Tragis! 45 Santri Meninggal dalam Insiden Ponpes Ambruk di Sidoarjo

Public Safety And Emergencies

Tragis! Bencana Sumatera: Jumlah Korban Meninggal Dunia Hampir 500 Jiwa