Breaking News

Home / News / Peristiwa

Sabtu, 8 Juni 2024 - 05:05 WIB

Parah……..! Galian Tanah Proyek Jembatan Cibareno Bahayakan Pengendara, Warga Sebut Kontraktor Tak Becus.

Lebak – Proyek pembangunan jembatan di Kampung Cibareno, Desa Cibareno, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak-Banten tengah jadi sorotan. Kontraktor proyek jembatan jalan Nasional lll di Cibareno, yang dikerjakan oleh PT. Galih Medan Persada itu dianggap tidak becus oleh warga.

Pasalnya, galian tanah proyek jembatan jalan Nasional lll di Cibareno tersebut berceceran ke jalan. Ceceran tanah di jalan itu saat terkena hujan menjadi licin, sehingga membahayakan pengendara jalan terutama kendaraan roda dua.

Salah satu pengguna jalan As (40) warga Kampung Batununggul mengatakan, ia bersama warga lainnya terutama pengendara roda dua mengeluh, karena pekerjaan jembatan Cibareno bekas galian tanah di tengah jalan masuk ke kampung tidak d bersihkan. Sabtu (8/6/2024).

Baca Juga  Kapolda Jambi Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran

“Ya pak (Kepada wartawan) akibat galian tanah proyek jembatan tidak segera dibersihkan jalan jadi kotor, ditambah saat hujan turun mengakibatkan jalan menuju Kampung Batununggul begitu juga sebaliknya menjadi sangat licin untuk di lalui warga yang mengendarai roda dua khususnya,” ujarnya.

As meminta kepada pihak kontraktor agar secepatnya membersihkan tanah tersebut dan menyikapi keluhan warga. Sebelum ada korban akibat jalan licin.

Baca Juga  Wujud Kehadiran Langsung Bagi Warga Binaan, Jajaran Pengamanan Lapas Pekanbaru Adakan Kegiatan Sambung Rasa

“Sekarang ini para pengguna jalan khususnya roda dua menjadi khawatir terjatuh saat melintasi sepanjang jalan tersebut, maka dari itu saya minta kepada pekerja agar segera membenahi bekas galian tanah, sebelum jatuh korban akibat jalan licin,” ujarnya.

Senada, warga Kampung Batununggul lainnya yang tidak mau disebutkan namanya, mengaku sangat kecewa kepada kontraktor proyek jembatan yang tidak menjaga dampak dari pekerjaannya.

“Kasihan kan warga bahkan anak-anak yang mau sekolah mereka jadi kotor, karena tanah dan lumpur yang berceceran di jalan,” ungkapnya.(Sumantri/Red)

Share :

Baca Juga

Tim peneliti Puslitbang Polri inspeksi kendaraan operasional di Polda Jambi

Daerah

Puslitbang Polri Evaluasi Kendaraan Operasional Samapta dan Binmas di Polda Jambi

News

Plt. Kadishub Pekanbaru Bungkam Ketika Ditanya Tentang Penindakan Jukir NakalĀ 

News

Wabup H. Candra Pimpin Rapat Pengembangan Destinasi Wisata Halal di Kabupaten Solok

News

Dukung Pelaksanaan KUHP Baru, Lapas Pekanbaru Ikuti Webinar Proyeksi Peran Litmas Menuju Pelaksanaan Alternatif Pemidanaan dalam KUHP 2023

News

Jon Firman Pandu Jemput Dana Pusat Untuk Pembangunan Pariwisata Kabupaten Solok

Hukum Nasional

Dianggap Lakukan PHK Secara Sepihak, Disnaker Sumut Akan Periksa Perusahaan CV Sinar Telekom

News

Kasat Lantas Polres Solok Laksanakan Police Goes To School di SMK N 1 Gunung Talang

News

CEGAH GANGGUAN KEAMANAN DAN KETERTIBAN, LAPAS NARKOTIKA KELAS IIA PEMATANGSIANTAR MELAKSANAKAN RAZIA INSIDENTIL