Breaking News

Home / Politics

Senin, 15 Desember 2025 - 22:52 WIB

Panglima TNI lapor Prabowo: 50 jembatan Bailey sedang dibangun di Sumatera

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melaporkan progres bantuan yang dikerahkan dari TNI untuk korban bencana banjir dan longsor di Sumatera kepada Presiden Prabowo.

Salah satu yang dipaparkan adalah soal bantuan pembangunan jembatan bailey untuk menyambung akses transportasi darat yang sempat terputus. Ia mengatakan, sebanyak 50 jembatan akan dipasang secara berangsur-angsur.

“50 set jembatan bailey yang sedang proses dan ada juga yang sudah terpasang,” kata Agus dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta pada Senin (15/12).

Agus menyebut, TNI menerjunkan puluhan ribu personel dari tiga matra untuk membantu penanganan bencana.

“Total personel yang sudah di-deploy di lokasi bencana sejumlah 35.477 orang,” ungkapnya.

Baca Juga  Konflik Thailand-Kamboja Berakhir Damai di KTT ASEAN, Disaksikan Trump!

Selain personel, TNI juga turut mengerahkan sejumlah alutsista untuk membantu penanganan bencana.

“Alutsista yang digelar saat ini 82 unit. [Sebanyak] 26 unit pesawat: A400 yang baru dibeli 1 unit, kemudian Hercules 6 unit, CN295 2 unit, Casa 212 7 unit, dan dari BNPB 10 unit,” papar Agus.

“Kemudian 36 unit heli: Caracal 7 unit, Super Puma 3 unit, Bell 412 3 unit, MI-17 2 unit, dan Panther 5 unit, Dauphin Basarnas 2 unit, tambahan BNPB 11 unit, dan dari Kemhan 3 unit. Kemudian juga 20 unit KRI yang sekarang sedang mendukung,” sambungnya.

Dalam arahannya, Prabowo menyebutkan, dari 50 jembatan bailey yang sedang berprogres, tujuh di antaranya sudah siap.

Baca Juga  Foto AI Trump Sebagai Paus Picu Kritik Keras dari Berbagai Pihak

“Kemarin kita juga tambahkan lagi alat berat, truk air minum, persediaan air bersih, serta toilet-toilet portable. 50 jembatan Bailey sedang kita kerjakan, 7 tadi sudah jadi,” ujar Prabowo saat berikan arahan di Sidkab Paripurna di Istana.

Ia berharap, dengan mulai kembalinya koneksi jalan yang sempat terputus, proses rehabilitasi bisa dilakukan lebih cepat.

“Saya telah minta maaf, saya tidak punya tongkat Nabi Musa. Kita tidak bisa selesaikan dalam 3 hari, 4 hari, 5 hari. Mungkin mungkin 2, 3 bulan aktivitas akan benar-benar normal,” ungkap Prabowo.

Share :

Baca Juga

Politics

Prabowo Subianto dan PM Thailand Bahas Strategi Atasi Kejahatan Transnasional

Politics

Prabowo Subianto dan MBZ Bahas Krisis Geopolitik Timur Tengah

Politics

Balas Serangan India: Pakistan Kerahkan 400 Drone, Perang Memanas

Politics

Anggota DPR RI Alamudin Dimyati Rois Meninggal Dunia

Politics

Misteri Ijazah Jokowi: Prabowo Sampaikan Keheranannya

Politics

Demo Berdarah Nepal: Perdana Menteri Mengundurkan Diri Setelah 19 Tewas

Politics

Istana Jelaskan Alasan Transformasi PCO Jadi Badan Komunikasi Pemerintah

Politics

Presiden Jokowi Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Affan Kurniawan