Breaking News

Home / Politics

Minggu, 7 September 2025 - 06:52 WIB

Klarifikasi Menteri Kehutanan: Isu Main Domino dengan Tersangka Illegal Logging

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan oleh Tempo yang menyebutkan dirinya terlibat dalam permainan domino bersama individu yang diduga terlibat dalam aktivitas pembalakan liar. Melalui pernyataan tertulis, Raja Juli menegaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan agenda pribadi yang telah direncanakan dengan Menteri Perlindungan Pekerja Migran, Abdul Kadir Karding.

Pilihan editor: Konflik Kepentingan Dua Menteri Main Domino dengan Orang Berperkara

Raja Juli menjelaskan bahwa inti dari pertemuan tersebut bukanlah pembahasan mengenai kasus pembalakan liar. “Saya dan Mas Menteri Karding melakukan diskusi intensif secara pribadi di ruangan belakang selama lebih dari dua jam,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang disampaikan pada Sabtu malam, 6 September 2025.

Antoni menjelaskan kehadirannya di posko Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) adalah untuk memenuhi undangan dari Menteri Karding, yang juga menjabat sebagai sekretaris jenderal organisasi tersebut. “Sama sekali tidak ada pembahasan mengenai kasus pembalakan liar dalam diskusi kami,” tegasnya.

Baca Juga  Gerindra Bereaksi: Pengunduran Diri Saraswati dari DPR, Apa Dampaknya?

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa dirinya berpamitan pulang menjelang tengah malam. Namun, sebelum meninggalkan lokasi, ia dan Karding diajak untuk bergabung dengan beberapa orang yang sedang bermain domino di ruang tamu. “Setelah mengikuti dua putaran permainan, saya memutuskan untuk pamit. Saya tidak mengenal secara pribadi dua pemain lainnya,” ujarnya.

Antoni mengakui bahwa ia baru mengetahui kemudian bahwa salah satu dari pemain domino tersebut adalah Azis Wellang, yang sebelumnya berstatus sebagai tersangka dalam kasus pembalakan liar.

“Saya secara tegas menyatakan bahwa tidak ada toleransi sedikit pun bagi siapapun yang terlibat dalam pelanggaran hukum di kawasan hutan. Saya akan menerapkan hukum sekeras-kerasnya terhadap pelaku pembalakan liar tanpa memandang latar belakang,” tegasnya.

Ia juga memperjelas bahwa partisipasinya hanya sebatas kehadiran singkat dalam permainan domino yang melibatkan banyak orang, tanpa ada diskusi mengenai perkara hukum. “Inilah yang dapat saya sampaikan dengan jujur dan sebenar-benarnya, menggambarkan fakta yang sesungguhnya terjadi,” tambahnya.

Baca Juga  Menlu Bicara Ikatan Emosional Prabowo dan Raja Abdullah II

Sebelumnya, diberitakan bahwa Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Abdul Kadir Karding terlihat bermain domino. Dalam sebuah foto yang beredar, tampak Aziz Wellang, seorang individu yang pernah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Aziz Wellang mengajukan upaya hukum praperadilan untuk melawan penetapan status tersangka tersebut dan berhasil memenangkan gugatan tersebut. Pada tanggal 9 Desember 2024, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan untuk membatalkan penetapan tersangka Aziz Wellang oleh penyidik Kementerian Kehutanan.

Sukma N. Loppies dan Hendri Yaputra berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Pilihan editor: Diaspora di Sydney Turut Menyerukan 17+8 Tuntutan Rakyat

Share :

Baca Juga

Politics

Terminal Haji dan Umrah Baru Resmi Beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta

Politics

Ketua MPR: Ancaman Terhadap Konstitusi Indonesia di Hari Konstitusi 2025
Ketua DPW Partai Gema Bangsa Provinsi Jambi Muslim Wantri Putra menyerahkan SK DPD Kota Jambi kepada H. Khairul Fuad di Jas Kupi – Kopi Aceh, Senin (23/6/2025).

Daerah

DPW Partai Gema Bangsa Serahkan SK DPD Kota Jambi, Tandai Langkah Awal Konsolidasi Politik di Daerah

Politics

Paus Baru Terpilih: Asap Putih Mengumumkan Pemimpin Gereja Katolik Baru

Politics

Prabowo Rombak Kabinet? Inilah 3 Isu Nasional Terpanas Hari Ini!

Politics

Prabowo Subianto Resmi Pecat Immanuel Ebenezer dari Jabatan Wamenaker

Politics

Natalius Pigai Dukung Dedi Mulyadi: Kritik Penempatan Siswa di Barak Militer

Politics

Kebijakan Trump Cabut Sanksi Suriah: Analisis Dampak dan Alasannya